Home / Daerah

Senin, 18 Maret 2024 - 13:59 WIB

Pemprov Banten Akan Kawal Pendistribusian Bahan Pokok Ke Pasar Jelang Lebaran

Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Pendopo Gubernur Banten | Dok. Biro Adpimpro Setda Provinsi Banten

Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Pendopo Gubernur Banten | Dok. Biro Adpimpro Setda Provinsi Banten

BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya dalam menjaga ketersedian dan harga bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, mulai dari pengecekan faktor produksi hingga mengawal pendistribusian hingga ke tingkat pasar.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan tersebut sebagai langkah dalam pengendalian inflasi. Untuk inflasi Provinsi Banten pada bulan Februari 2024 secara Year-on-Year (y-o-y) sebesar 2,81 persen.

“Kita baru saja mengikuti rakor inflasi yang dipimpin langsung pak Mendagri, tadi kita mendapatkan informasi yang mendasar bahwa stok beras nasional itu cukup, dan untuk Provinsi Banten yang tadi diberikan penjelasan oleh Bulog untuk stok pangan kita cukup,” ujar Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin 18 Maret 2024.

Baca Juga :  Punya Latar Belakang Baik, Para Ulama di Lebak Banten Restui Ganjar Pranowo jadi Presiden 2024

Selanjutnya, Al juga menyampaikan pihaknya juga melakukan pemantauan neraca pangan untuk sejumlah komoditi pangan yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi. Seperti cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras dan yang lainnya.

“Mudah-mudahan dengan segala langkah yang kita lakukan intens, khususnya di bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kita akan terus mengambil langkah pengendalian harga,” katanya.

Selain itu, Al Muktabar menuturkan dalam mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditi bahan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri. Pihaknya akan melakukan pengecekan faktor produksi.

“Seperti untuk daging ayam ras, kita komunikasi dengan peternak dan kita meminta untuk memprioritaskan Provinsi Banten dalam rangka pendistribusian hasil ternak, begitu juga dengan telur ayam ras, itu langkah hulu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Masyarakat Antusias Sambut Ruwat Laut Nelayan Carita

Tidak hanya itu, kata Al Muktabar, pihaknya juga bersama dengan satgas pangan akan melakukan pengawalan rantai distrubusi hingga tingkat pasar, bahkan hingga tingkat konsumen.

“Mudah-mudahan dari Supply and Demand tidak ada skat yang membatasi, sehingga membuat margin harga tinggi di konsumen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Al Muktabar juga telah menugaskan PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) untuk berperan dalam melakukan stabilitas harga bahan pokok, serta memastikan pasokan tetap terjaga.

“Itu bagian upaya kita memastikan baik itu pasokan dan harga untuk mengatur ritme titik keseimbangan antara produsen dan konsumen,” tandasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Anak Jalanan dan Pengemis Marak, Ini Tanggapan Kepala Dinsos Kota Serang

Daerah

Masyarakat Keluhkan Pelayanan di Samsat, Andra Soni Lakukan Evaluasi Kinerja Pegawai Pemprov Banten

Daerah

Anggota Polda Banten Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembak

Daerah

Wagub Banten Andika Hazrumy Ungkap Syukur Ekonomi di Banten Tumbuh Positif Disaat Pandemi

Daerah

Mahasiswa Kibarkan Bendera Merah Putih di TPA Bangkonol, Ini Kata DPRD Pandeglang

Daerah

Meski Telah Disegel Pemkot, THM di Kota Serang Masih Beroperasi

Daerah

Gelar FGD IKIP di Provinsi Banten, KI Pusat Dorong Keterbukaan Informasi Berdampak Positif Bagi Masyarakat

Daerah

Hari Ini PJ Walikota Serang Sidak Aset Terbengkalai Milik Bapenda