Home / Daerah

Rabu, 5 Maret 2025 - 18:53 WIB

Andra-Dim Pimpinan Provinsi Banten, DPC GMNI Serang: Wajah Baru, Masalah Lama

BagusNews.Co – DPC GMNI Serang gelar aksi unjuk rasa pasca satu hari sidang paripurna serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Banten.

DPC GMNI Serang menilai Pemprov Banten hanya sebatas berganti kepemimpinan, namun tidak ada komitmen serius dalam menangani permasalahan provinsi Banten.

Ketua DPC GMNI Serang Dadang Suzana mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Banten tidak pernah keluar dari problematika yang ada.

“Selama 5 tahun terakhir masih banyak persoalan yang jadi temurun dan tidak pernah ada suatu bentuk penyelesaian secara menyeluruh,” kata Dadang disela-sela orasinya, Rabu, 5 Maret 2025.

Masih kata Dadang, sekolah gratis yang dijanjikan oleh Andra Soni dan Dimyati masih belum terukur, mengingat adanya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 tahun 2025.

Baca Juga :  Gardu Ganjar Meriahkan Tahun Baru Islam Bersama Ponpes Roudlatusalaam di Tangerang

“Mengingat wajah baru ini memiliki janji politiknya, yakni memberikan Pendidikan gratis di banten, namun hal ini menjadi pertanyaan besar untuk mengukur sejauh mana kesiapan untuk merealisasikan hal tersebut, ditengah pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya melakukan efesiensi diberbagai sector pemerinahan,” kata Dadang.

Dalam orasinya, Dadang juga menyampaikan sembilan tuntutan kepada Pemprov Banten Serang dibawah kepemimpinan Andra-Dimyati.

Pertama, Wujudkan Pemerintah yang bersih dari praktik KKN.

Kedua, Bentuk UPTD Satgas PPKS.

Ketiga, Wujudkan Reforma Agraria.

Keempat, Tingkatkan NTP di Banten.

Kelima, Stop Perdagangan Manusia.

Keenam, Hentikan Represifitas Dalam Gerakan Rakyat.

Ketujuh, Berantas Kemiskinan dan Pengangguran Sampai 0%.

Baca Juga :  Pemkot Serang Berikan Layanan Gratis Bagi Penyelenggara Pilkada Saat Waktu Pencoblosan

Kedelapan, Tingkatan Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan.

Selain itu ujar Dadan, komitmen anti korupsi yang dijanjikan pasangan ini jauh dari harapan kata Dadang, mengingat pengangkatan adik dari Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah sebagai Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa membuktikan Banten Bersih dari praktek KKN hanya menjadi omong kosong belaka.

“Yang menarik dan kita soroti adalah plt kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, karena yang menjadi plt dinas tersebut adalah Berly Rizki Natakusumah adik kandung dari wakil gubernur Banten Acmad Dimyati Natakusumah. Ini yang menjadi kekhawatiran bagaimana proses KKN berjalan, adanya penempatan posisi karena kepentingan keluarga,” pungkasnya.(Red/Latief)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bersama Masyarakat, Ganjar untuk Semua Meriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H di Tangerang

Daerah

Antisipasi Kenaikan Permintaan Bahan Pangan Jelang Nataru, Pj Sekda Usman Sebut Inflasi Banten Terkendali

Daerah

Dianggap Abai Terhadap Lingkungan, Pabrik Semen Didemo Masyarakat Bayah

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni: Masyarakat Adat Harus Dapat Layanan Publik Terbaik

Daerah

Refleksi Kinerja Bawaslu Banten 2025, Ali Faisal: Penguatan Lembaga dan Dampak Putusan MK

Daerah

Pembobolan Kantor Kelurahan di Tangerang Selatan, Pintu dan Dinding Dirusak

Daerah

Buka Kejurprov Catur 2025, Wagub Banten Dimyati : Hargai Lawan dan Jaga Sportivitas

Business

Groundbreaking The Hana Park, Konsep Perumahan Baru di Cilegon-Serang