Home / Daerah

Minggu, 5 April 2026 - 08:39 WIB

Wakil Walikota Serang Ajak Warga Pilah Sampah, Potensi Sumber Ekonomi Baru

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang secara perlahan tengah mulai mengubah pandangan penanganan sampah di wilayahnya. Sebab, persoalan tersebut kerap dianggap sebagai beban sekaligus masalah yang memusingkan.
‎
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah pola pikir, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah tak berguna, melainkan sumber potensi ekonomi yang menjanjikan jika dikelola dengan baik sejak dari rumah.

Ia menegaskan bahwa kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya merupakan langkah awal yang krusial.

Langkah ini tidak hanya berdampak pada terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi warga.
‎
“Melalui pemilahan sampah, masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi. Kita ingin mengubah cara pandang, bahwa sampah bukan lagi masalah, melainkan peluang,” ujar Agis, Sabtu, 4 April 2026.

Sebagai contoh, ia menyebutkan limbah plastik yang selama ini sering menjadi sorotan negatif, nyatanya dapat disulap menjadi berbagai jenis kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi dan mampu menambah pemasukan warga setempat.

Baca Juga :  Hari Otda Ke-30: Tangsel Perkuat Sinergi Pusat dan Transformasi Layanan Publik

‎Selain menawarkan keuntungan finansial bagi masyarakat, pengelolaan sampah yang tertib dan terpilah dinilai memiliki dampak strategis bagi kota tersebut.
‎
Agis menjelaskan, dengan berkurangnya volume sampah yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS), maka usia pakai fasilitas tersebut dapat diperpanjang.

‎Ia mengingatkan bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah semata. Oleh karena itu, peran serta aktif seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan.
‎
‎“Kota Serang adalah rumah kita bersama. Sudah seharusnya kita merawat dan menjaganya agar tetap bersih, nyaman, dan layak huni. Sudah saatnya Kota Serang menjadi kota yang hijau dan bersih. Ini momentum bagi kita semua untuk menjadi bagian dari perubahan,” ajaknya.
‎
‎Pandangan tersebut ternyata sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup.
‎
Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menilai bahwa pemilahan sampah dari sumbernya adalah solusi paling efektif untuk mengatasi permasalahan keterbatasan kapasitas TPAS yang kini dihadapi oleh hampir seluruh daerah di Indonesia.
‎
‎Hanif menyebutkan bahwa rata-rata TPAS di Indonesia telah beroperasi lebih dari 17 tahun dan saat ini berada dalam ancaman kelebihan kapasitas yang dapat memicu masalah lingkungan baru.
‎
‎“Pemilahan sampah sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi beban TPAS dan menjaga keberlanjutannya,” jelas Hanif, saat berkunjung ke Kota Serang beberapa waktu lalu.
‎
‎Dengan semakin masifnya gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, sekaligus mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan ekonomi warga Kota Serang. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim Gabungan Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Anyar Kota Tangerang

Daerah

Ditreskrimsus Polda Banten Segera Proses Laporan Dugaan Penghinaan Presiden

Daerah

Al Muktabar Sambut Kunjungan Peserta Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri di Provinsi Banten

Daerah

Peringatan Hari Anak Nasional, 178 Anak Jalanan dan Yatim Terima Bantuan

Daerah

Al Muktabar Tinjau Pembangunan SMAN 4 Rangkasbitung
Ketua IKA Untirta periode 2024-2029 terpilih Lamhot Sinaga saat diwawancarai wartawan, Rabu, 7 Agustus 2024 I Dwi MY

Daerah

Tak Ada Lawan, Lamhot Sinaga Terpilih sebagai Ketua IKA Untirta

Daerah

Harap Akses Menuju BIS Dilebarkan oleh Pemerintah Pusat, Andra Soni : Bisa Jadi Lokasi Pertumbuhan Ekonomi Baru

Daerah

Mensesneg Resmikan Revitalisasi Kelistrikan PLN di Istana Kepresidenan Jakarta