Home / Daerah

Kamis, 21 Juli 2022 - 12:35 WIB

Dukung Kampanye Bangga Buatan Lokal dan Pemulihan Ekonomi, Koperasi Pokja Wartawan Banten Launching Produk

BagusNews.Co – Dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75, Koperasi Bhakti Pokja Wartawan Banten melaunching beberapa produk, diantaranya kopi, gula aren semut dan produk yang lainnya. Dimana produk-produk tersebut merupakan hasil kerjasama koperasi dengan para mitra.

Ketua Koperasi Bhakti Pokja Wartawan Banten, Teguh Mahardika mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya dalam mempercepat pemulihan ekonomi, salah satunya mengajak semua pihak untuk dapat membeli dan lebih bangga menggunakan produk lokal.

“Ini salah satu bentuk kita dalam mengkampanyekan bangga buatan lokal, kita juga berharap produk-produk ini dapat turut serta membantu para mitra koperasi dalam pemulihan ekonominya,” ungkap Teguh begitu dirinya disapa, Kamis (21/7/2022).

Selain itu, tujuan kegiatan tersebut dilakukan untuk menunjukkan bahwa terdapat beberapa produk asal Provinsi Banten dapat dijadikan sebagai unggulan.

“Banyak produk yang sebenarnya dapat dijadikan icon untuk buah tangan dari Provinsi Banten, misalnya kopi debusta ini yang merupakan kopi yang tumbuh di Provinsi Banten serta gula aren semut dengan berbeda varian, baik itu original, jahe dan lainnya,” katanya.

Baca Juga :  GenBI RISE 2025, Berikan Ruang Edukasi Ekonomi yang Aplikatif

Ditempat yang sama, Ketua Pokja Wartawan Harian Elektronik Provinsi Banten, Deni Saprowi menyampaikan dengan hadirnya Koperasi Pokja Wartawan Banten sebagai tempat sinerginya semua pihak, sehingga diharapkan dapat berkontribusi dalam percepatan pemulihan ekonomi.

“Tentunya dengan kerjasama dengan semua pihak dapat mempermudah dalam hal pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Sedangkan, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Provinsi Banten, Agus Setiawan mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya dalam rangka pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, sehingga diharapkannya dengan produk yang telah dilaunching dapat membantu dalam upaya yang dilakukan oleh pemerintah.

“Saat ini sedang digiatkan dalam rangka pemulihan ekonomi setelah adanya pandemi, insyaallah dari aktifitas koperasi ini dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di provinsi Banten,” ungkap Agus Setiawan dalam sambutannya, Kamis (21/7/2022).

Baca Juga :  Relawan Prabowo-Gibran Prioritaskan 3 Segmen Suara Pada Pilpres 2024

Menurutnya, perkembangan suatu koperasi harus didukung dengan beberapa keunggulan, diantaranya sinergi antar pengurus maupun dengan pihak lainnya.

“Koperasi Pokja ini punya keunggulan SDM, dimana berkumpul dan bersinergi sehingga terdapat multy effect, ditambah Pokja memiliki banyak keunggulan yang lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten M Agus Tauchid mengapresi atas dilaunchingnya beberapa produk dari Koperasi Pokja Wartawan, yang diantaranya kopi. Lantaran saat ini kopi memiliki peluang yang besar dalam pasaran.

“Pertahunnya di Provinsi Banten dapat menghasilkan sekitar 2.500 ton kopi, Ini peluang, inisiasi luar biasa dan Dinas pertanian sangat mensuport,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari, Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan, Kepala Biro Adpim Setda Provinsi Banten Beni Ismail, Sekretaris Distan Provinsi Banten Asep Mulya Hidaya, Sekretaris Diskominfo, Statistik dan Persandian Provinsi Banten Ai Dewi Suzana serta tamu undangan yang lainnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Usai Pilkada, Annisa Langsung Pimpin Pemuda Tani Provinsi Banten

Daerah

Pemkot Tangerang Resmi Launching Maskot dan Hitung Mundur Popda XI dan Peparpeda XII Banten 2024

Daerah

Andra Soni Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke – 80 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Banten

Daerah

Tinjau Tahura Carita, Gubernur Banten Andra Soni: Bisa Dukung Perekonomian Masyarakat

Daerah

Sebelum Lakukan Relokasi, Pemkot Serang Masifkan Komunikasi dengan Warga Sepadan Kali Bedeng

Daerah

Angka Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Serang Turun, Pemprov Banten Apresiasi

Daerah

Aktivasi IKD di Kota Serang Masih Jauh Dari Target

Daerah

Sidang Istimewa Budi-Agis Diundur Jadi Tanggal 1 Maret 2025