BagusNews.Co- Jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Pemuda Tani Indonesia yang jatuh pada 28 Oktober 2026, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten menggelar pelatihan budidaya tanam padi dan jagung di Kabupaten Serang, Sabtu, (24/10/2026).
Kegiatan ini dipusatkan di dua titik strategis, dengan total peserta masing-masing lokasi dihadiri lebih dari 200 pemuda tani, petani lokal, dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti pelatihan.
Sekjen DPP Pemuda Tani Indonesia yang juga Tenaga Ahli Menteri Pertanian (TA Mentan), Suroyo dalam arahannya mengungkapkan, momentum HUT ke-40 Pemuda Tani Indonesia harus menjadi tonggak kebangkitan peran generasi muda, dalam memastikan swasembada pangan yang berkelanjutan.
“Pemuda Tani Indonesia memasuki usia ke-40 tahun dengan semangat baru untuk memperkuat Swasembada Pangan nasional. Kehadiran ratusan pemuda di Tanara hari ini membuktikan bahwa sektor pertanian memiliki daya tarik dan masa depan yang cerah jika dikelola dengan teknologi, inovasi, dan pendampingan yang tepat,” kata Suroyo saat membuka pelatihan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten, Annisa Mahesa, menekankan pentingnya regenerasi petani di Tanah Jawara.
“Menyambut HUT ke-40 Pemuda Tani Indonesia, kami di Banten ingin mengambil peran terdepan. Melalui pelatihan budidaya padi di Tanara ini, kami ingin membekali anak-anak muda dengan keterampilan teknis langsung agar mereka siap menjadi motor penggerak ekonomi perdesaan,” ungkap Annisa.
Kegiatan berlanjut ke titik kedua di Kecamatan Pamarayan. Di lokasi ini, fokus pelatihan beralih ke komoditas strategis nasional lainnya, yaitu jagung.
Senada, Sekretaris DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten, Eko Noviadi, yang turut mengawal jalannya acara hingga tuntas, menjelaskan pemilihan komoditas padi dan jagung selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo dalam menggenjot swasembada pangan.
“Antusiasme luar biasa dari peserta di Pamarayan menunjukkan bahwa minat generasi muda Banten terhadap pertanian modern sangat tinggi. Kami merancang pelatihan ini secara aplikatif, teori langsung dipraktikkan di lapangan Ini adalah wujud nyata kontribusi pemuda untuk Banten yang mandiri pangan,” tutur Eko.
Rangkaian kegiatan di Kabupaten Serang ini ditutup dengan seremonial tanam jagung bersama, yang menandai berakhirnya rangkaian agenda kunjungan kerja dan konsolidasi tani jelang perayaan puncak HUT ke-40 Pemuda Tani Indonesia pada 28 Oktober 2026 mendatang. (Redaksi)







