Home / Daerah

Rabu, 1 Maret 2023 - 16:11 WIB

Polres Cilegon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Yang Akan Dibawa Ke Sumatera

Polres Cilegon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu | Istimewa

Polres Cilegon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu | Istimewa

BagusNews.Co – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon berhasil mengungkap kasus peredaran ribuan lembar uang palsu dari berbagai pecahan mata uang mulai rupiah hingga mata uang asing.

Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro mengatakan hal tersebut diketahui berawal ketika tersangka membeli obat kuat di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

“Pengamanan ini berawal dari tersangka MI (35) usai berbelanja obat kuat yang dicurigai menggunakan uang palsu,” ungkap Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui pers rilis yang diterima, Rabu (1/3/2023).

Setelah melakukan pendalaman oleh petugas, petugas berhasil menemukan kantong plastik hitam dari tangan pelaku yang berisikan sebanyak 6.800 lembar menyerupai rupiah palsu pecahan Rp10.000.

Tidak hanya itu, terdapat juga 112 ikat atau 11.200 lembar menyerupai mata uang asing Dollar Amerika, 30 ikat atau 3000 lembar menyerupai mata uang asing Euro, 6 ikat atau 600 lembar menyerupai mata uang asing Dollar Brazil,

Baca Juga :  Sebelum Daftar ke KPU Kabupaten Serang, 9 Parpol Deklarasi Dukung Zakiyah-Najib

Serta 300 lembar menyerupai Rupiah palsu nominal 100.000, 60 lembar menyerupai Rupiah nominal 10.000, 1000 lembar menyerupai mata uang asing Euro International, dan 300 lembar menyerupai mata uang asing Dollar Zimbabwe.

“Total untuk yang termasuk mata uang Indonesia itu Rp67 juta, kalau mata uang dari negara lain atau mata uang asing belum dihitung kita akan melibatkan tim ahli dari Bank Indonesia,” jelasnya.

Dari pengungkapan peredaran uang palsu tersebut, Polres Cilegon berhasil mengamankan sebanyak dua orang pelaku inisial MI (35) dan HI (42). Sementara, satu orang pelaku lain inisial TJ masih dalam pengejaran atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Mereka merupakan warga Jawa Barat dan Jawa Timur. Kita juga akan terus memburu tersangka lain yang melarikan diri,” katanya.

Dikatakannya, para tersangka akan mengedarkan uang palsu yang dicetaknya untuk disebarkan di wilayah Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak. Secara kasat mata, lanjutnya, uang palsu yang diproduksi oleh para pelaku ini bisa dibedakan dari ukurannya maupun bahan yang kasar.

Baca Juga :  Walikota Cilegon Robinsar Ajak SN dan Warga Untuk Jaga Kondusifitas  

Diketahui, para pelaku belum sempat mengedarkan uang ini lantaran sudah dibekuk terlebih dahulu saat akan menyebarkan luaskan tindakan kejahatannya ini.

“Ini terlihat sangat jelas uang palsu, terlihat dari ukuran dan bahan yang kasar atau tidak halus seperti uang aslinya,” imbuhnya.

Selain itu, polisi pun berhasil membongkar tempat pembuatan uang palsu di daerah Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi berhasil menyita dua unit printer yang sudah dimodifikasi, satu unit laptop, satu set tinta warna, satu unit alat infra pengecek uang, satu unit setrika, satu unit alat sablon, dua dus bahan kertas dan satu rim kertas cetakan gambar menyerupai mata uang asing Dollar Brazil,

“Ada juga 38 lembar kertas ikat uang, dan satu buah flashdisk,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Serang Tak Akan Rekrutmen Tenaga Honorer di Tahun 2025
Antisipasi padam listrik selama Ramadan, personel PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten memastikan pasokan listrik andal.

Daerah

Antisipasi Padam Listrik Selama Ramadan, PLN Banten Siagakan 1.415 Personel

Daerah

Antisipasi Penyebaran Penyakit Antraks, Pemprov Banten Perketat Keluar Masuk Hewan Ternak

Daerah

Pasca Pelantikan Bupati Serang, Mahasiswa Tuntut Pemerintah Baru Tuntaskan Pengangguran dan Konflik Agraria

Daerah

Banten Akan Punya Pj Gubernur Baru, Al Muktabar Akan Diganti

Daerah

Jelang Ramadhan, Harga Minyak Kita di Pandeglang Meroket di Atas HET

Daerah

Pemkab Serang Godok Regulasi Pengelolaan Sampah: Fokus Pengembangan TPS3R dan Bank Sampah

Daerah

MTQ Ke-54 Kabupaten Serang Digelar di Cinangka, Hidupkan UMKM dan Pariwisata