Home / Daerah / Ekonomi

Senin, 29 Januari 2024 - 22:16 WIB

Sambut Isra Mi’raj 2024, Virgojanti: Pemprov Banten Kendalikan Harga Sembako

BagusNews.Co- Pj Sekda Banten Virgojanti mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Rakor yang dipimpin Mendagri M Tito Karnavian itu diikuti secara virtual bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten, serta jajaran Kejaksaan Tinggi Banten, TNI dan Polri di Pendopo Gubernur KP3B, Curug Kota Serang, Senin, 29 Januari 2024.

Usai rakor, Virgojanti mengatakan dalam mendekati Hari Besar Keagamaan Islam tahun 2024, di antaranya Isra Mi’raj, Bulan Suci Ramadan dan Idul FItri, Pemprov Banten terus melakukan pengendalian harga kebutuhan pokok masyarakat sejak dini.

“Terutama pada komoditas bawang putih, bawang merah, cabai, beras serta telur ayam dan daging ayam,” kata Virgojanti.

Ia melanjutkan, pengendalian harga itu dilakukan Pemprov Banten dengan cara menjaga stabilitas pasokan bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Agro Bisnis Mandiri (ABM).

“Teknisnya melakukan intervensi kepada para petani dan peternak, serta pihaknya segera memperhatikan stabilitas pasokan pangan ternak agar harga daging ayam dan telur ayam terkendali,” tuturnya.

Baca Juga :  Cegah Korupsi, Zakiyah Tekankan Manajemen Risiko di Lingkup OPD Kabupaten Serang

Selain itu sambung Virgojanti, pihaknya terus memperhatikan dampak El Nino dan La Nina, membaca kondisi cuaca melalui peringatan BMKG karena melalui kondisi cuaca, sektor pertanian dapat mengalami dampak serius terhadap perubahan iklim.

“Sebentar lagi kita menghadapi Hari Besar Keagamaan (Isra Mi’raj), berikutnya bulan suci Ramadhan, tentunya ini menjadi suatu perhatian kita dalam rangka mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat sejak dini,” bebernya.

Untuk menjaga dan mengendalikan harga cabai, kabupaten/kota yang menjadi sentra komoditas cabai di Banten telah diminta dari awal untuk memperhatikan masa tanamnya sehingga harga cabai dipasaran tidak tinggi.

“Upaya lain melalui Dinas Ketahanan Pangan Banten yang pada Januari ini telah melakukan Gelar Pangan Murah (GPM) sebanyak tujuh kali di wilayah Kota Serang sehingga dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau,” tegasnya.

Baca Juga :  Ombudsman RI Perwakilan Banten Soroti Dua Masalah di Kota Serang

Selain menjaga ketersediaan pasokan pangan, tambah Virgojanti, dari sisi infrastruktur pendukung distribusi pun menjadi perhatian Pemprov Banten, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Harus tetap fokus memperhatikan jalan-jalan kewenangan provinsi untuk terus dikontrol. Jika ada kerusakan jalan harus segera diperbaiki sehingga dalam mendistribusikan pangan antar wilayah tetap lancar dan tidak terjadi kendala,” urainya.

Pihaknya juga menggerakkan Dinas Perhubungan Provinsi Banten untuk terus memantau tarif angkutan darat dan udara yang dapat berpengaruh terhadap inflasi.

“Intinya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten, akan terus berupaya melakukan pengendalian inflasi, mencari penyebab kenaikan harga, melakukan pemantauan terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi inflasi, serta melakukan langkah intervensi untuk menģatasi inflasi di wilayah Provinsi Banten,” pungkas Virgojanti. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Penanganan Kemiskinan Ekstrem Tetap Jadi Prioritas Pemprov Banten

Daerah

Al Muktabar Sambut Kedatangan Wapres KH Ma’ruf Amin di Ponpes An Nawawi Tanara

Daerah

Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Diperbaiki, Yedi Rahmat: Tolong Dijaga

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni: Masyarakat Adat Harus Dapat Layanan Publik Terbaik

Daerah

Pj Sekda Kabupaten Serang Pimpin Rakor Tim Desk Pemilu, Sukseskan Pemilu Aman dan Damai

Daerah

Pimpinan DPRD Banten Dukung Pelatihan Legislatif DPM FISIP Untirta

Daerah

Menhub Tinjau Arus Puncak Mudik Angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan

Daerah

Sasaran MBG di Banten Baru Mencapai 887 Ribu Penerima Manfaat