Home / Daerah

Senin, 10 November 2025 - 14:14 WIB

Cegah Korupsi, Zakiyah Tekankan Manajemen Risiko di Lingkup OPD Kabupaten Serang

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri pelatihan manajemen risiko eksekutif bagi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Serang di Hotel Forbis l Dok. Dwi MY-BNC

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri pelatihan manajemen risiko eksekutif bagi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Serang di Hotel Forbis l Dok. Dwi MY-BNC

 

BagusNews.Co -Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah secara resmi membuka pelatihan manajemen risiko eksekutif bagi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Serang.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Hotel Forbis Kramatwatu sebagai bagian dari upaya strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Kepada wartawan, Zakiyah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas pejabat daerah dalam mengelola risiko yang mungkin timbul di berbagai unit kerja.

“Hari ini saya membuka kegiatan pelatihan manajemen risiko bagi seluruh kepala perangkat OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang. Bekerja sama dengan BPKP Perwakilan Provinsi Banten, Bapak Rustida beserta seluruh jajaran,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 10 November 2025.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Banten.

Baca Juga :  Tim Forensik Temukan Cairan Didalam Tubuh Korban Kades Curuggoong

Lebih lanjut, Zakiyah menegaskan betapa pentingnya partisipasi aktif dari seluruh peserta pelatihan.

“Saya sampaikan tadi, ini untuk seluruh kepala OPD harus mengikuti kegiatan ini sampai selesai, dengan aktif,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini memiliki makna strategis agar para kepala OPD mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko yang mungkin muncul di unit kerja masing-masing.

“Karena ini penting bagi seluruh kepala OPD supaya mereka dapat mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan risiko yang ada di unit kerja masing-masing, sehingga pembangunan kita berjalan dengan efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kerawanan pengelolaan anggaran yang harus diwaspadai oleh seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Presiden, Gubernur Andra Soni Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat di Banten

“Ya semuanya rawanlah ya, karena kan kita menggunakan anggaran daerah ya, menggunakan uang negara dan satu rupiah pun harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap langkah pengelolaan keuangan harus memberi dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain itu, Zakiyah menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan dana dan mencegah korupsi melalui mitigasi risiko.

“Ini penting dilakukan dan harus kepala OPD itu harus mengetahui secara detail bagaimana harus mitigasi risiko itu sehingga tidak ada lagi korupsi di unit-unit kerja OPD masing-masing, harapannya seperti itu,” tutupnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Perjuangan Tenaga Honorer Kabupaten Serang Berbuah Manis, Kesepakatan Baru Tercapai

Daerah

Sidak Pasar BSD, Pemkot Tangsel Temukan Bahan Berbahaya dalam Produk Makanan

Daerah

Libur Panjang Nataru, Dinkes Pandeglang Kerahkan 650 Tenaga Kesehatan

Daerah

Semarak Hari Sumpah Pemuda 2025, KNPI Kota Serang Gaungkan Semangat Kolaborasi dan Kreativitas

Daerah

Sebelum Lakukan Relokasi, Pemkot Serang Masifkan Komunikasi dengan Warga Sepadan Kali Bedeng

Daerah

Swasembada Pangan, Forkopimda Kabupaten Tangerang Tanam Jagung Hibrida di Ranca Iyuh

Daerah

Tindaklanjut KUB Bank Banten dengan Bank Jatim, Andra Soni Temui Khofifah

Daerah

Al Muktabar Sebut Kolaborasi Kunci Wujudkan Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak