Home / Daerah / Hukum / Hukum dan Kriminal / Politik

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:10 WIB

Warga Dokumentasikan Surat Suara yang Dicoblos, Bawaslu Kabupaten Serang Kerahkan Panwascam dan Pengawas TPS

Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon saat diwawancarai wartawan l Dwi MY

Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon saat diwawancarai wartawan l Dwi MY

BagusNews.Co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang menerima laporan terkait adanya warga yang mendokumentasikan surat suara yang telah dicoblos di bilik suara.

Diketahui bahwa lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) warga tersebut, yaitu di Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon mengatakan, masyarakat dilarang mendokumentasikan surat suara yang telah dicoblos di bilik suara.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023 tentang Peraturan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu.

Baca Juga :  Orang Banten atau Cinta Banten?

Lebih lanjut, ia menegaskan, telah menginstruksikan kepada Pengawas TPS dan Panwascam Cikeusal untuk mengambil tindakan karena perbuatan tersebut masuk dalam kategori melanggar.

“Kami langsung tindak lanjuti ke teman-teman di Panwascam Cikeusal untuk mengambil tindakantindakan,” ujar Furqon kepada BagusNews.Co.

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh pengawas TPS untuk corncen dalam mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilu di seluruh TPS di Kabupaten Serang agar tidak lagi kecolongan.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh pengawas TPS se-Kabupaten Serang agar tidak kecolongan lagi seperti yang terjadi di Kecamatan Cikeusal,” kata Furqon.

Baca Juga :  Antisipasi Penyakit Pada Hewan Kurban, Distan Banten Gelar Pertemuan Persiapan Idul Adha

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendokumentasikan surat suara yang telah dicoblos di bilik suara.

Menurutnya, mendokumentasikan surat suara yang telah dicoblos di bilik suara merupakan salah satu jenis pelanggaran pemilu.

“Pemilih dilarang membawa alat elektronik berupa alat perekam maupun telepon seluler saat mencoblos di bilik suara. Larangan itu bertujuan agar pemilih tidak dapat memfoto atau merekam proses penggunaan hak pilihnya pada pemilu 2024 ini,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Puluhan Hektare Sawah Terjangkit Penyakit Kresek, DKPP Kabupaten Serang Salurkan Agen Hayati

Daerah

Subadri Target Raih 150 Ribu Suara di Dapil II Banten

Daerah

Dinsos Banten Pastikan Penyaluran UEP di Lebak Tepat Sasaran

Daerah

Zakiyah Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Penyusunan RPJMD 2025-2029

Nasional

Peringatan Hari Santri Dihadiri Peserta Pilkada, Yandri Susanto Bantah Lakukan Kampanye

Daerah

Dorong Bakat Seni dan Musik Para Siswa, SMAN 2 Kota Serang Gelar Gebyar Talenta 2023

Daerah

Siap Maju Pada Pilgub Banten, Rano Karno : Saya Senang Menata Banten

Daerah

Ini Kata Forum CSR Kota Serang Terkait PIK 2