Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 13 Januari 2025 - 14:25 WIB

RLS Masih Rendah, Ini Kata Kadindikbud Kota Serang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang TB. Suherman | Dok. Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang TB. Suherman | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Rata Lama Sekolah (RLS) Kota Serang masih terbilang rendah, rata-rata lama sekolah di Kota Serang 8,93 dari target wajib belajar yang semestinya 12 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang TB. Suherman mengatakan, rendahnya RLS ini diakibatkan banyak anak yang kurang menyadari pentingnya pendidikan.

“Itu karena perilaku warga Kota Serang yang belum bersemangat untuk bersekolah, kadang-kadang kelas 5 SD sudah berhenti untuk membantu orang tuanya,” kata Suherman, Senin 13 Januari 2025.

Namun demikian, Suherman juga mengatakan membentuk kesadaran masyarakat Kota Serang akan pentingnya pendidikan bukan hanya dibebankan pada Dindikbud semata, melainkan ini kerja bersama.

“Perilaku itu bukan menjadi tanggung jawab dinas pendidikan saja, itu juga termasuk tanggung jawab dinas sosial dan seluruh OPD yang lain agar menggerakkan anak-anak ini sekolah,” ucap Suherman.

Baca Juga :  Indonesia Bersiap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036, Rano Karno: Sudah Tepat Presiden Jokowi Menunjuk Erick Thohir

Suherman juga mengungkapkan, pihaknya berupaya dalam meningkatkan RLS Kota Serang dengan bekerjasama dengan beberapa instansi yang lain, mulai BAZNAS dan Bank BJB.

“Sekarang kita punya program Aja Kendor Sekolah, yang tidak punya seragam dapat seragam dari BAZNAS, yang tidak punya uang jajan, dikasih dari Bank BJB Rp500.000 dalam bentuk tabungan yang diberikan selama setahun sekali,” ungkap Suherman.

Lanjut Suherman, bentuk kerjasama yang dilakukan dengan BAZNAS yakni gaji para pegawai Dindikbud Kota Serang di zakatkan kepada BAZNAS sebanyak 2,5 persen.

“2,5 persen gaji pegawai Dinas Pendidikan dipotong untuk zakat ke BAZNAS, ketika anak-anak kita (anak-anak Kota Serang, res) tidak punya seragam minta ke BAZNAS,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bakal Calon Walikota Bambang Janoko Bagikan Takjil Gratis Kepada Warga Kota Serang

Selanjutnya, Suherman mengatakan, dikarenakan Kota Serang sudah tidak bergantung pada Bank BJB, maka pihaknya menganggarkan pada anggaran Dindikbud Kota Serang untuk uang saku siswa tidak mampu.

“Sekarang ini kami tidak ada ketergantungan lagi dengan Bank Jabar, jadinya kita menganggarkan Rp750.00 persiswa SD yang tidak mampu dan Rp1.000.000 persiswa SMP yang tidak mampu,” tuturnya.

Selain itu, kata Suherman, selama tahun 2024, setidaknya terdapat 326 siswa SD dan SMP di Kota Serang yang mendapatkan bantuan seragam gratis dan juga uang saku untuk dapat terus bersekolah.

“Selama 2024 itu 106 orang SD dan SMP nya kurang lebih 220 orang,” pungkasnya. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Berkah Ramadan, Wakil Presiden, Pj Gubernur dan Wakapolda Banten Salat Jumat Bersama di Ponpes An Nawawi

Daerah

Tingkatkan Standar Kebersihan Dapur Gizi, Dinkes Pandeglang Gelar Pelatihan Keamanan Pangan

Daerah

Pembongkaran THM di Kalodran Sempat Diwarnai Kericuhan

Daerah

Al Muktabar Sambut Kunjungan Peserta Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri di Provinsi Banten

Daerah

Perayaan HUT Ke-48, Ribuan Warga Antusias Ikuti Ruwat Laut di Carita

Daerah

Pasca Ikuti Arahan Presiden, Polda Banten Segera Laksanakan Operasi Yustisi Penegakan Prokes

Daerah

Jelang Masa Akhir Jabatan, Syafrudin Terus Tekanan Angka Stunting di Kota Serang

Daerah

A Damenta Tinjau Pengamanan Malam Pergantian Tahun 2025