Home / Daerah

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:39 WIB

Selama Ramadan 1447 H, Sampah di Kota Serang Meningkat 10 Persen

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Produksi sampah di Kota Serang meningkat cukup signifikan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan terjadi secara bertahap dengan akumulasi sekitar 10 persen dibanding hari biasa.
‎
‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi menyampaikan, perhitungan dilakukan sejak awal Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Dari rata-rata 363 ton, volume sampah bertambah mendekati 400 ton.
‎
‎“Selama Ramadan kenaikannya konsisten. Dari 363 ton menjadi hampir 400 ton,” ungkap Farach, ditemui di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Jumat, 27 Maret 2026.
‎
‎Menurut dia, peningkatan tersebut dipicu aktivitas konsumsi masyarakat, terutama kebiasaan membeli makanan berbuka dan sahur. Sisa makanan mendominasi jenis sampah yang dihasilkan.
‎
‎Sebaran sampah tidak terfokus di satu titik. Hampir seluruh wilayah mengalami kenaikan, dengan kontribusi terbesar berasal dari Kecamatan Serang yang memiliki aktivitas perdagangan cukup tinggi.
‎
‎Lonjakan tertinggi terjadi pada malam takbir. Aktivitas jual beli berlangsung hingga dini hari, bahkan mendekati waktu subuh.
‎
‎“Pedagang masih berjualan sampai sekitar pukul 03.30 hingga 04.00 pagi. Itu yang membuat volume sampah meningkat signifikan,” kata Farach.
‎
‎Kondisi tersebut berdampak pada pola kerja petugas kebersihan. Pengangkutan dilakukan hingga sekitar pukul 02.00 dini hari untuk mengantisipasi penumpukan.
‎
‎Sebagian sampah yang belum terangkut langsung ditangani pada siang hari. Setelah shalat dzuhur, proses pembersihan kembali dilanjutkan hingga kondisi lapangan terkendali.
‎
‎DLH Kota Serang memastikan penanganan sampah selama Ramadan tetap berjalan normal. Armada dan petugas disiagakan untuk mengimbangi peningkatan volume, terutama di titik-titik aktivitas masyarakat.
‎
‎Sementara itu, kawasan permukiman relatif stabil. Tidak ditemukan lonjakan signifikan di lingkungan perumahan selama Ramadan.
‎
‎”Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi sampah makanan serta membuang sampah sesuai waktu yang telah ditentukan guna memudahkan proses pengangkutan,” pungkasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Yedi Rahmat Bacakan Maklumat Tindak Pidana Kasus Kekerasan Seksual Kepada ASN

Daerah

Provinsi Banten Siap Implementasikan Merdeka Belajar

Daerah

Jumlah Perjalanan Wisnus Tujuan Banten Pada September Alami Penurunan 0,37 Persen di Bandingkan Agustus 2025

Daerah

Gerakkan PPPK ke KDKMP, Pemkab Pandeglang Lakukan Pemetaan

Daerah

Peringati Harkodia 2022, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Saling Menyadarkan, Terhindar Dari Korupsi

Daerah

Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Ungkap 35 Kasus dan 54 Tersangka Diringkus

Daerah

Penggunaan Antibiotik Berlebihan Sebabkan Kematian, Dinkes Banten Diminta Tingkatkan Pengawasan

Daerah

Jelang Lengser Keprabon, Syafrudin Akui Pembangunan Kota Serang Masih Banyak Kekurangan