Home / Daerah

Minggu, 16 Februari 2025 - 12:46 WIB

Jaga Ketahanan Pangan di Banten, A Damenta Penting Cetak Regenerasi Petani

BagusNews.Co – Penjabat Gubernur Banten A Damenta mengapresiasi karya Agus M Tauchid yang telah meluncurkan hasil karyanya yang dituangkan dalam sebuah buku Transformasi Pertanian di Provinsi Banten.

A Damenta berharap, melalui buku transformasi pertanian, tumbuh kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat.

“Transformasi tersebut, diharapkan menumbuhkan kecintaan generasi milenial terhadap pertanian,” ungkap A Damenta usai membuka Peluncuran dan Bedah Buku Transformasi Pertanian di Provinsi Banten : Ketahanan Pangan dan Dinamika Kebijakan Pajale, Karya Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauhid di Ruang Serba Guna Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sultan Ageng Tirtaya (Untirta) Banten pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Baca Juga :  Angka Stunting di Kabupaten Serang Alami Penurunan

A Damenta mengatakan, Provinsi Banten memiliki potensi pertanian yang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Untuk pengelolaannya, harus ada regenerasi petani kepada generasi milenial atau Gen Z,” katanya.

Selanjutnya, ia menyampaikan ketahanan pangan merupakan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Menurut A Damenta, peluncuran buku sebagai upaya membangun sinergi dan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan perguruan tinggi dan pelaku usaha pertanian untuk mencapai ketahanan pangan di daerah.

“Pangan merupakan syarat utama dari kemandirian dan kedaulatan,” kata A Damenta.

Baca Juga :  Diskusi Bareng Hasan Nasbi, Gubernur Andra Soni Sampaikan Praktek Efisiensi di Banten

Namun, saat ini, Provinsi Banten mengalami penurunan jumlah petani. Untuk itu, perlu upaya regenerasi petani untuk meningkatkan produktivitas perekonomian dari sektor pertanian.

“Perlu pengembangan minat generasi Z dalam usaha pertanian. Untuk itu, Provinsi Banten mengembangkan Program Petani Milenial,” imbuhnya.

Buku Transformasi Pertanian di Provinsi Banten merupakan karya Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauhid. Buku tersebut transformasi pertanian untuk ketahanan pangan dengan produksi padi, jagung dan kedele (Pajale). Proses transformasi melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan TNI/Polri dalam peningkatan produksi Pajale.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kecewa Terhadap Lurah Indisipliner, Pj Walikota Serang: ASN Harus Jadi Teladan Rakyat

Daerah

Sekda Pandeglang Lantik 180 Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional

Daerah

BUMDes Harus Bisa Sejahterakan Masyarakat Desa

Daerah

Banten Raih Juara Umum KSM Nasional 2023

Daerah

Videonya Viral, Tiktoker Milenial Ini Akhirnya Bertemu Ganjar Pranowo

Daerah

Meski Antre Sejak Dini Hari, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Masih Tak Terlayani

Daerah

Virgojanti : Beras Menjadi Perhatian Dalam Pengendalian Inflasi

Daerah

Taman Wisata Alam Sumur Kenclong Jadi Destinasi Alternatif selain Pantai Anyer