Home / Advertorial

Selasa, 7 Oktober 2025 - 14:44 WIB

DPKPP Pandeglang Luncurkan Aplikasi BADARA, Solusi Digital Pendataan Rumah Terdampak Bencana

BagusNews.Co – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, resmi meluncurkan aplikasi Badara (Basis Data Rumah Terdampak Bencana Kabupaten Pandeglang), sebagai pelengkap sistem informasi berbasis digital. Tak hanya soal tanah, DPKPP juga menaruh perhatian besar pada kualitas dan keteraturan kawasan permukiman.

Kepala DPKPP Kabupaten Pandeglang, Roni mengatakan Aplikasi tersebut berfungsi sebagai platform pendataan kondisi fisik, kepemilikan, dan kelayakan huni rumah-rumah warga secara digital.

Menurutnya, dengan aplikasi Badara DPKPP dapat dengan cepat mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan penanganan khusus seperti program rumah tidak layak huni (RTLH), penataan kawasan kumuh, hingga pendistribusian bantuan.

Baca Juga :  Lewat Program Bang Andra, DPUPR Banten Bangun Jalan Luwuk Grewel di Lebak

“Jadi Badara ini adalah Sistem untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memantau data rumah terdampak bencana dengan tujuan menjaga keamanan dan pemulihan,” kata Roni.

Dikatakan Roni, data akan dikelola menggunakan aplikasi google form (Free). Setiap perangkat Desa atau warga bisa melaporkan data rumah terdampak bencana secara online.

“Sebelum membuat google form, tentukan data apa saja yang akan dikumpulkan. Misalnya identitas warga, informasi rumah, informasi bencana, dan informasi bantuan, Setelah itu baru buat google form, Tambahkan pertanyaan, atur pengaturan form, simpan data di google sheet, sebarkan form, dan gunakan data untuk analis,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Dewi Pimpin Upacara Otda ke-XXX, Sinergi Pusat-Daerah Kunci Wujudkan Asta Cita Bangsa

Roni menyebut, tujuan dari inovasi BADARA tersebut untuk mempercepat mengumpulkan data, menghemat kebutuhan kertas untuk laporan, dan masyarakat bisa turut serta melaporkan.

“Manfaatnya akan didapat data digital yang tersimpan secara online, sehingga mudah di akses dimanapun, tanpa harus mencetak laporan. Sehingga menghemat biaya pembelian ATK,” tegasnya.

“Untuk bidang perumahan ini juga telah meluncurkan inovasi Klinik Rumah Swadaya di (KRS ) MPP ,tujuannya untuk bantu masyarakat konsultasi terkait pembangunan rumah,” tambahnya

Masyarakat diimbau untuk aktif berpartisipasi dalam proses pendataan dan pemutakhiran informasi, guna menciptakan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Untuk Pembangunan, Kepala Bapenda Terus Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Advertorial

Pembongkaran Lapak Liar: Satpol PP Serang Jaga Ketertiban Pasar Ciherang

Advertorial

Perpusda Banten Bentuk Satgas Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Akibat Bencana

Advertorial

Provinsi Banten Raih Kategori Daerah Terbaik Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award

Advertorial

Satpol PP Kabupaten Serang Tingkatkan Ketertiban Melalui Pendekatan Humanis

Advertorial

BPBD Banten Gencar Laksanakan Pelatihan Evakuasi Mandiri Gempa Bumi ke Sekolah-sekolah

Advertorial

Kolaborasi Strategis antara Pemkab Serang dan Lanud Gorda Tingkatkan Pelayanan Publik dan Pendapatan Daerah

Advertorial

Launching Program BANG ANDRA, DPUPR Provinsi Banten Siap Bangun Konektivitas Hingga Desa