Home / Nasional

Rabu, 26 April 2023 - 23:56 WIB

Mulyanto Dorong Presiden Jokowi Lakukan Evaluasi Keberadaan BRIN

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto | Instagram @pakmul63

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto | Instagram @pakmul63

BagusNews.Co – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mendorong Presiden Jokowi untuk melakukan evaluasi terhadap BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), terlebih banyaknya kontroversi yang melibatkan pimpinan atau pegawai lembaga tersebut.

Dikatakannya, Presiden Jokowi harus melihat secara objektif terkait efektivitas kinerja kelembagaan BRIN pasca peleburan seluruh lembaga riset dari kementerian dan non kementerian dalam satu wadah.

“Bila penggabungan tersebut hanya melahirkan kasus-kasus kontroversial di tengah masyarakat, sebaiknya Presiden segera membubarkan lembaga tersebut,” ungkap Mulyanto sebagaimana dikutip dari website DPR RI, Rabu (26/4/2023).

Mulyanto mengungkapkan, bukan kali ini saja peneliti BRIN memunculkan kasus kontroversial yang menimbulkan geger di masyarakat, yakni ancaman pembunuhan kepada warga Muhammadiyah oleh oknum peneliti BRIN berinisial APH.

Baca Juga :  Dorong RUU PPRT Untuk Segera Disahkan, Rano Alfath : Kita Minta Pembahasan Dibuka Kembali

Kehebohan sebelumnya yang pernah membuat publik ramai adalah pernyataan dari peneliti BRIN bahwa akan ada badai dahsyat karena cuaca ekstrim di Jabodetabek.  Padahal kewenangan mengumumkan secara resmi soal itu ada di BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Pernyataan tersebut kemudian dibantah BMKG dan nyatanya terbukti tidak ada.

Oleh karena itu, dirinya minta Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja lembaga ini secara sungguh-sungguh. Alih-alih prestasi pengembangan IPTEK yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat atau prestasi IPTEK di tingkat internasional, berita yang muncul dari BRIN dan penelitinya lagi-lagi malah soal yang mencerminkan kemerosotan kinerja lembaga ini, baik dari aspek penataan SDM (Sumber Daya Manusia), organisasi, aset, infrastruktur IPTEK, program dan anggaran.

Baca Juga :  Andra Soni: Pelayanan Kesehatan Perlu Adaptasi Perkembangan Teknologi

“Sehingga, menjadi logis kalau akhirnya Komisi VII DPR RI, atas masukan dari para begawan IPTEK dan masyarakat peneliti dalam kesimpulan Raker dengan Kepala BRIN, meminta BPK untuk memeriksa secara investigatif anggaran BRIN serta minta Presiden Jokowi mencopot Kepala BRIN,” tambahnya.

Selanjutnya, Mulyanto menambahkan BRIN telah menjadi lembaga super body, tersentralisasi, dan gemuk. Akibatnya bukan hanya lamban bergerak, tetapi riskan terhadap penyakit degeneratif. Selain itu banyak regulasi perundangan yang dilanggar dalam peleburan kelembagaan Iptek ke dalam BRIN yang dipaksakan ini.

“Pemerintah harus segera mempertimbangkan kembali kelembagaan Iptek seperti BATAN, LAPAN, BPPT dan LIPI, yang jelas-jelas terbukti berprestasi secara ilmiah,” tandasnya. (Red/Dede)

Baca artikel aslinya : Mulyanto Minta Presiden Jokowi Evaluasi Keberadaan BRIN

Share :

Baca Juga

Nasional

AHY dan Sandi Uno Dampingi Wapres Salat Idul Adha di Istiqlal, Jokowi di Semarang

Nasional

Sepanjang 2024, PTSL Daftarkan 9,1 Juta Bidang Tanah di Indonesia

Daerah

Hadiri Senior Level Meeting, Kapolri Tekankan Densus 88 Kembangkan Kemampuan Hadapi Tantangan

Daerah

Raih Penghargaan APBD Award 2024, Pj Gubernur Banten A Damenta : Hasil kerja Tim dan Disiplin

Daerah

Rakor Bersama Menteri PU dan ATR/BPN, Gubernur Banten Andra Soni: Banjir Merupakan Permasalahan Bersama

Nasional

PLN Raih 15 Penghargaan Proper Emas dan CEO Green Leadership Utama

Nasional

Menag Yaqut Cholil Qoumas Tinjau Pelakasanaan UM-PTKIN di UIN SMH Banten

Daerah

Gelar Konsolidasi Akbar, PDIP Banten Optimis Menangkan Ganjar Pranowo di Tanah Jawara