BagusNews.Co – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2023, Dinas Pertanian Provinsi Banten mencatat tersapat 332 kasus penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan. Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan kasus terbanyak yang mencapai 303 kasus.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid menyampaikan, setelah Kabupaten Tangerang disusul oleh Kabupaten Serang 20 kasus, Kota Serang 7 kasus dan Kabupaten Pandeglang 2 kasus.
“Hewan yang kena LSD hampir didominasi hewan dari lalu lintas atau yang keluar masuk Banten,” ungkap Agus M Tauchid kepada BagusNews, Selasa (6/6/2023).
Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan, ujar Agus, pihaknya telah melakukan beberapa langkah. Diantaranya melakukan bioscurity, karantina, pengawasan lalu lintas ternak, dan pemberian vitamin,
“Serta memberikan pengobatan kepada hewan yang sakit dan pemberian vaksin,” katanya.
Selanjutnya, Agus mengungkapkan pihaknya tengah memperketat pengawasan lalu lintas atau keluar masuk hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan lainnya ke Provinsi Banten.
Selain itu, ia menyampaikan pihaknya akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan sidak ke lapak-lapak penjual hewan kurban di Provinsi Banten.
“Kita akan melakukan pengawasan (sidak ke lapak penjual hewan kurban, red), dan itu sudah teragendakan dengan Kabupaten/Kota,” tandasnya.(Red/Dede)







