BagusNews.Co – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten semakin gencar melakukan kampanye penggunaan energi bersih, dengan mengajak masyarakat Kabupaten Lebak untuk beralih menggunakan kendaraan listrik.
Kampanye kendaraan listrik tersebut dilakukan PLN UID Banten melalui salah satu Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan di Alun-alun Kota Rangkasbitung, yang dihadiri langsung oleh Bupati Lebak Itu Octavia Jayabaya.
Kampanye bertajuk Electric Festival tersebut, dilakukan PLN sebagai upaya memperkenalkan Electrifying Lifestyle kepada masyarakat Lebak dan sekitarnya.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya memberikan apresiasi atas komitmen PLN dalam pembangunan infrastruktur pendukung ekosistem kendaraan listrik, yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi penggunaan sumber energi fosil, dan beralih menggunakan peralatan serba elektrik bebas emisi juga ramah lingkungan.
“Atas nama Pemkab Lebak, saya mengucapkan terima kasih kepada PLN yang terus berkomitmen mengakselerasi ekosistem kendaraan bermotor listrik, serta penggunaan peralatan serba listrik sebagai upaya mewujudkan Electrifying Lifestyle, dimana tujuan akhirnya tentu bersama-sama untuk menyelamatkan bumi,” kata Iti dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Jumat, 4 Agustus 2023.
Iti melanjutkan, selain mengkampanyekan kendaraan listrik, dalam gelaran Electric Festival 2023 juga dilibatkan para pelaku UMKM yang telah menggunakan peralatan listrik dalam melaksanakan usahanya.
“Tapi kami juga imbau kepada warga masyarakat Lebak agar melakukan pembayaran listrik tepat waktu, dimana masyarakat saat ini telah dimudahkan melakukan transaksi melalui layanan PLN Mobile,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Banten, Abdul Mukhlis menyampaikan Gelaran Electric Festival adalah salah satu bentuk upaya PLN dalam memperkenalkan Electrifying Lifestyle atau gaya hidup serba listrik kepada masyarakat.
“PLN akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan. Kami siap mendukung transisi energi di Provinsi Banten dengan menyiapkan infrastruktur kelistrikan dan juga bisa menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat soal pentingnya beralih ke kendaraan listrik,” katanya.
Ia melanjutkan, dalam Gelaran Electric Festival tersebut pihaknya sengaja melakukan sosialisasi sekaligus mengenalkan motor listrik, motor yang dikonversi dari BBM ke listrik, mobil listrik serta kompor induksi kepada masyarakat yang dimana masyarakat bisa turut mencoba mengendarainya.
“Ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan PLN dalam mendorong akselerasi kendaraan listrik,” ujar Abdul.
Sebelumnya, Manager UP3 Banten Selatan, Zulhamdi menambahkan, beberapa pelaku usaha yang mengikuti Electric Festival sudah beralih ke listrik untuk proses produksinya.
“Kedai kopi yang hampir seluruh nya menggunakan listrik untuk proses pengolahannya, kemudian martabak manis proses memasaknya sudah menggunakan kompor induksi, serta ada pengrajin batik yang proses pemanasan lilin malamnya menggunakan kompor induksi juga. Selain itu ada pelaku usaha bengkel yang mengkonversi motor BBM ke motor listrik,” kata Zulhamdi. (Red/Misbah)







