BagusNews.Co – Angka pengangguran terbuka di Kota Serang mencapai 7,45 persen, dari delapan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten. Kota Serang menduduki peringkat ke empat.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang Moch Poppy Nopriadi mengatakan, ada sekitar 50 ribuan warga di Ibu Kota Provinsi Banten ini yang tidak memiliki pekerjaan.
“Hal ini juga perlu dipahami, kalau kondisi perekonomian masih pada tahap recovery pasca Covid-19 selama dua tahun. Apalagi di Kota Serang ini tidak ada industri besar, seperti padat modal, padat karya, dan padat tenaga kerja,” kata Poppy, Kamis, 9 November 2023.
Ia menjelaskan, untuk Kota Serang sendiri hanya mengandalkan pada bidang jasa dan perdagangan, yang kebanyakan ditopang oleh sektor informal, seperti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Tidak seperti kabupaten/kota lain yang industrinya cukup besar. Terkecuali angkanya cukup signifikan. Dan ini perlu menjadi bahan kajian juga kedepan,” ujarnya.
Menurutnya, pengangguran di Kota Serang saat ini mengalami peningkatan, hal itu di pengaruhi oleh jumlah penduduk di Kota Serang yang terus mengalami peningkatan. Sedangkan untuk lapangan pekerjaan minim.
“Jadi memang jumlah penduduk di Kota Serang ini sangat banyak, apalagi kalau harus di akomodir semua para pencari kerjanya itu gak bakalan tertampung,” ucapnya.
Ia melanjutkan, Disnakertrans Kota Serang setiap tahun memiliki program untuk penanggulangan atau penanganan penurunan jumlah pengangguran. Namun hal itu terbatas, karena jumlah anggaran yang tidak memadai dalam melaksanakan program tersebut.
Terutama, kata Poppy, program pemberian pelatihan kewirausahaan yang sampai saat ini hanya mampu menyediakan kurang dari 100 orang.
“Kami pun harus jujur. Seberapa jauh program yang dilaksanakan dan dampaknya seperti apa, bayangkan, 50 ribu lebih pengangguran yang tercatat. Disnaker hanya mampu memberikan pelatihan kompetensi hingga job recrutment kurang dari seratus orang per tahun. Tentu, tidak akan cukup berdampak, dengan jumlah lulusan yang terus meningkat,” bebernya.(Red/Misbah)







