Home / Daerah

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:49 WIB

Pemkab Pandeglang Peringati Hari Anak Nasional Tahun 2025

Bupati Pandeglang Dewi Setiani saat mencoba permainan tradisional kelereng di halaman Makodim Pandeglang pada Rabu, 23 Juli 2025 | dok. Guntur-BNC

Bupati Pandeglang Dewi Setiani saat mencoba permainan tradisional kelereng di halaman Makodim Pandeglang pada Rabu, 23 Juli 2025 | dok. Guntur-BNC

BagusNews.Co – Dalam memperingati Hari Anak Nasional tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menggelar acara monitoring permainan tradisional yang digelar di halaman Makodim Pandeglang.

Acara permainan tradisional anak ini, diikuti oleh ratusan siswa tingkat SMP yang berada di kabupaten Pandeglang, sementara siswa TK dan SD mengikuti peragaan busana di Pendopo Pandeglang.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mencoba beberapa permainan tradisional seperti engklek, kelereng dan ular-ularan, dibalut senyuman seolah kembali terbawa ke masa kecilnya dulu.

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriyadi, berharap generasi muda Pandeglang bisa menjadi garda terdepan dalam membangun Kabupaten Pandeglang.

“Mudahan-mudahan generasi muda Pandeglang bisa menjadi garda terdepan dalam membangun Kabupaten Pandeglang khususnya, umumnya bangsa dan negara,” ungkapnya pada Rabu, 23 Juli 2025 di sela peringatan Hari Anak.

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Serang Limpahkan ke Polisi Terkait Dugaan Kasus Politik Uang di PSU

Disinggung soal upaya Pemkab tentang tingginya angka kekerasan terhadap anak di kabupaten Pandeglang, dirinya mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas terkait dan akan memberikan edukasi kepada para orang tua untuk bisa menjaga, dan membimbing anaknya, Karena menurutnya kekerasan terhadap anak yang terjadi di sekolah karena adanya pembatas antara orang tua dan guru.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas terkait, dan akan memberikan edukasi kepada orangtua, karena kekerasan seringkali terjadi karena ada sekat antara orang tua dan guru,” jelasnya.

Baca Juga :  UMP 6,4 Persen Jadi Tolak Ukur Kenaikan UMK di Kabupaten Kota di Banten

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pandeglang, Nuriah, mengungkapkan bahwa kekerasan terhadap anak bukan hanya tugas DP2KBP3A, namun juga berkerjasama dengan Kepolisian, Kejaksaan, Psikolog dan dinas terkait lainnya.

“Jadi bukan hanya tugas DP2KBP3A, tapi kita ada PPA yang akan bekerjasama dengan kepolisian, Kejaksaan dan psikolog,” jelasnya.

Namun dirinya mengaku optimistis kekerasan terhadap anak di kabupaten Pandeglang akan menurunkan dan memaksimalkan upaya untuk memberikan solusi terbaik buat anak.

“Optimis dong,” singkatannya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditunjuk Rano Alfath Untuk Benahi KNPI Kota Serang, Supriyono : Kita Langsung Bergerak

Daerah

Kejurda Atletik Banten Open 2025 di Kota Tangerang, Adde Rosi: Pemanasan Menuju Kejurnas

Daerah

Pimpin GMNI Serang, Dadang-Anggito Diminta Pemkot Bantu Entaskan Kemiskinan

Daerah

Dukung Program Prioritas Presiden, AHY: Tata Ruang Jadi Panglima Pembangunan

Daerah

Perjuangkan Tol Serang-Panimbang Saat Menjabat Gubernur Banten, Rano Karno: Karena Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Daerah

Tim SAR Lakukan Pencarian Satu Santri Tenggelam di Wisata Pantai Daplangu Pandeglang

Daerah

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, Wagub Dimyati Salurkan Bantuan RTLH di Pandeglang

Daerah

Ganjar Milenial Center Banten Gelar Workshop Bersama Petani Muda Mandalawangi