BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berupaya memperbaiki data penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) karena terdapat kesalahan dan ketidaksesuaian data.
Ketidaksesuaian data penerima bansos disampaikan Walikota Serang Budi Rustandi saat acara penyerahan bantuan atensi Kemensos melalui Sentra Galih Pakuan Bogor kepada puluhan orang tua siswa Sekolah Rakyat, di halaman kantor Dinas Sosial Kota Serang, Rabu, 25 Februari 2026.
Budi Rustandi mengatakan perbaikan data penerima bansos di Kota Serang terkadang menghasilkan data yang tidak sinkron.
”Dari dulu datanya kan suka kadang ketika kita perbaiki terkait pemutakhiran data, kebetulan bagian dari program saya, ketika sudah dimutakhirkan, karena waktu itu kita cek juga, ternyata setiap dikirim ke pusat balik laginya itu begitu lagi, tidak berubah,” ungkapnya.
Ia mengaku setiap dilakukan evaluasi data penerima bansos di Kota Serang, pada akhirnya yang menerima bantuan tidak sesuai data yang diajukan oleh Pemkot Serang.
”Karena setiap dievaluasi ujung-ujungnya itu lagi itu lagi yang dapat. Berarti ada miss (masalah) di data nih,” keluh Budi.
Untuk itu, Budi memohon kepada Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor yang merupakan bagian dari Kemensos, untuk membantu mengatasi permasalah tersebut.
”Dulu bukan ke Bu Dian, beda, langsung ke sana ke Pusdatin bagian datanya. Untuk dirubah datanya makanya sekarang saya minta bantuan ke Bu Dian agar bisa dikomunikasikan lagi,” ujarnya. (Red/ Roy)







