Home / Daerah

Sabtu, 9 Desember 2023 - 11:58 WIB

Anak-Anak Menjadi Tanggung Jawab  Bersama untuk Berkualitas di Masa Depan

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, tumbuh kembang anak-anak menjadi tanggung jawab bersama untuk menjadi berkualitas di masa depan. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia telah menggabungkan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mempertajam sasaran dalam berbagai program, khususnya untuk ibu dan anak

Hal itu diungkap Al Muktabar saat melakukan Peninjauan Program Pendampingan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Graha Cipacung, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (8/12/2023).

“Penanganan stunting di Provinsi Banten berjalan dan terlaksana dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan dukungan dana Insentif Daerah dari Pemerintah Pusat yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin sebagai apresiasi atas tata kelola yang baik dalam percepatan penanganan stunting di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Banten Dukung Langkah Pemprov Mengusulkan Bank Banten Sebagai Piloting PanCEK KPK

Dikatakan, Program PKK dahsyat sekali karena sampai rumah tangga. Sekarang digabung dengan Posyandu sebagai satu kesatuan. Tujuannya, untuk mempertajam sasaran dalam berbagai program.

“Penanganan stunting terus berjalan baik, angka stunting terus menurun. Dapur PKK untuk anak-anak yang perlu ditingkatkan kesehatan dan gizinya,” ungkap Al Muktabar.

“PAUD sedini mungkin meningkatkan kompetensi anak-anak,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar mengimbau kepada para Ibu-Ibu untuk menjaga tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak serta generasi muda. Menurutnya, Indonesia memasuki bonus demografi. Menjaga anak-anak dan keturunan sebaik-baiknya sebagai generasi penerus.

Dikatakan, pemerintah juga melakukan pencegahan atau upaya preventif agar tidak terjadi bayi stunting serta menjaga ibu hamil hingga melahirkan bahkan saat menyusui tetap sehat. Pihaknya melibatkan para pemangku kepentingan mulai dari OPD terkait Pemprov Banten, pemerintah Kabupaten/Kota hingga Desa, PKK, Posyandu, BUMD, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat umum semua bergerak.

Baca Juga :  Sambut Kedatangan Wapres KH Ma’ruf Amin, Pj Gubernur Al Muktabar: Provinsi Banten Dalam Kondisi Baik

“Istilahnya pentahelix. Sesuai filosofi yang kita miliki bergotong-royong. Ringan sama dijinjing berat sama dipikul,” pungkasnya.

Dalam laporannya, Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan pada saat bersamaan dilakukan pninjauan aktivitas Posyandu dalam penanganan stunting dan pemeriksaan ibu hamil, peninjauan dapur PKK, serta Pninjauan senam ibu hamil pada 10 titik di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, serta Kabupaten Tangerang.

“Senam ibu hamil diinisiasi oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,” jelasnya.

“Merupakan pencegahan, stunting baru dikurangi,” pungkas Tine.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Yedi Rahmat Lantik 329 PPPK Formasi Tahun 2023

Daerah

Raih Penghargaan Debitur Terbaik Tiga Tahun Berturut-turut, PLN Fokus Tingkatkan Layanan Pelanggan

Daerah

Satpol PP Pandeglang Sidak Pengibaran Bendera Merah Putih di Pasar Badak

Daerah

Lepas Jalan Santai, Pj Gubernur Banten Tekankan Hidup Sehat dan Bahagia

Daerah

Al Muktabar Senam Sehat Bersama Ribuan Guru dan Warga Kabupaten Pandeglang

Daerah

448 Ribu Orang Masih Tercatat Sebagai Pengangguran di Provinsi Banten

Daerah

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin, Tunjuk Imam Rana Sebagai Plh Sekda

Daerah

Produksi Kue Satu di Kota Serang Meningkat, Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H