BagusNews.Co- Jumlah penyelenggara Pemilu 2024 yang meninggal dunia di Provinsi Banten kembali bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun dari KPU dan Bawaslu Banten, hingga 18 Februari tercatat sudah ada 6 orang yang meninggal dunia.
Dengan perincian satu petugas perlindungan masyarakat (linmas) TPS 13 Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, satu pengawas TPS 13, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, satu anggota KPPS di Kota Tangerang, dan tiga anggota KPPS di Kabupaten Tangerang.
Meninggalnya Petugas Linmas TPS 13 di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang mendapat perhatian serius dari KPU Kabupaten Serang.
Komisioner KPU Kabupaten Serang Ichsan Mahfuz menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Petugas Linmas TPS 13 di Kabupaten Serang.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya rekan kami yang bertugas sebagai petugas ketertiban di TPS 13, Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, atas nama Budi Hermawan,” kata Ichsan kepada BagusNews.Co, Senin, 19 Februari 2024.
Lebih lanjut Ichsan mengatakan, komisioner beserta kesekretariatan KPU Kabupaten Serang sudah bertakziah ke rumah duka.
“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Senada, Komisioner KPU Kabupaten Serang Septia Abdi Gama menambahkan, Petugas Linmas yang meninggal dunia atas nama Budi Hermawan (51), pada Sabtu, 17 Februari 2024, usai mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 di tempat pemungutan suara (TPS) 13 Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang setelah sempat dirawat inap.
“Pak Budi Hermawan, anggota Linmas TPS 13, meninggal dunia Sabtu pagi di RSDP Serang,” kata Gama.
Berdasarkan keterangan dari Ketua KPPS TPS 13, lanjut Gama, Budi meminta izin untuk pulang sore hari saat pelaksanaan Pemilu 2024 di TPS pada 14 Februari lalu.
“Almarhun selepas pemungutan suara izin minta pulang dulu. Lalu malamnya ketemu lagi di TPS kondisinya biasa-biasa saja. Namun pada hari Jumat sempat dirawat di RS minta diantar ketua KPPS. Kebetulan ketua KPPS itu adalah teman dekat atau tetangganya. Paginya mendapatkan kabar sudah meninggal dunia,” bebernya.
Terpisah, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyampaikan, ada 71 petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia hingga 18 Februari 2024.
“Dalam catatan kami yang meninggal ada 71 orang,” kata Hasyim dalam jumpa pers di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Senin (19/2/2024).
Dia merinci petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia merupakan anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di tingkat kelurahan hingga TPS. Selain itu ada petugas perlindungan masyarakat (linmas) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK).
Hasyim juga menyampaikan, terhadap petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, akan diberikan santunan setelah dilakukan verifikasi dan pelengkapan dokumen. Sebagai informasi, KPU akan memberi santunan Rp36 juta kepada petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia.
“Dari 71 orang yang meninggal, santunan yang sudah disalurkan sampai saat ini ada 4 orang,” jelasnya. (Red/Dede)







