Home / Daerah / Ekonomi

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:03 WIB

Pemindahan RKUD Ke Bank Banten Masih Alot, Pemkot Serang : Terutama Integrasi Sistem

BagusNews.Co – Pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kota (Pemkot) Serang ke PT Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten masih alot. Pasal, masih banyak hal yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terutama berkaitan dengan integrasi sistem.

Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang Ahmad Subagyo mengatakan, meskipun nota kesepahaman sudah ditandatangani antara Pemkot Serang dengan Bank Banten. Namun masih ada beberapa pertemuan yang harus dilakukan secara intensif untuk menyamakan persepsi terlebih dahulu terutama yang berkaitan dengan integrasi sistem.

“Jadi tadi dalam rangka penandatanganan kerjasama pemindahan RKUD Bank BJB ke Bank Banten intinya itu mungkin. Tetapi masih ada beberapa temlen yang mungkin belum di sepakati antara bank Banten dengan pemerintah kota serang,” katanya, di Pokel Garden Resto, Selasa, 16 Juli 2024.

Baca Juga :  Kejar Target Retribusi Rp1,3 Miliar, Dishub Kota Serang Rekrut 400 Juru Parkir

Subagyo mengungkapkan, keinginan Bank Banten terkait penandatanganan perpindahan RKUD di bulan Agustus, sedangkan Pemkot Serang ingin nya bulan Oktober, seiring berjalannya integrasi sistem, seperti pembuatan kartu rekening distribusi ATM dan lain sebagainya.

“Karena integrasi sistem itu banyak yang harus kita selesaikan. Kaitnya pembayaran gaji, Taspen, salur dana dari kementerian, Kemendagri dan kementerian keuangan itu harus terintegrasi semuanya,” ujarnya.

Menurut Subagyo, dalam waktu dekat Pemkot Serang akan menggelar rapat evaluasi bersama kepala OPD terkait pembukaan rekening.

“Besok mungkin rapat evaluasi yang nanti akan di sampaikan kepada kepala OPD untuk pembukaan rekening ATM itu sambil berjalan. Kemudian kita juga sambil mempelajari integrasi sistem yang ada di pemerintah Kota Serang,” tuturnya.

Baca Juga :  Andra Soni Ingin Kader PKK dan Poyandu di Banten Jadi Juru Bicara Program Prioritas Pemerintah

Subagyo mengaku, meskipun Bank Banten memilik pemerintah daerah yang harus didukung, akan tetapi pihaknya memiliki ke khawatiran kaitannya dengan gaji yang mengalami jeda.

“Tentu bakal ada kendala yang terjadi pada saat integrasi sistem itu. Tapi tadi Bank Banten katanya menjamin tidak akan ada jeda, namun kalau secara pengalaman yang dialami oleh BPKAD pada saat perubahan sistem di tahun 2020, itu kan pernah ada kendala tuh dan agak lama tuh pembayaran dan lainnya dan itu yang kita khawatirkan,” ucapnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Salurkan CSR ke Kota Serang, PIK 2 Ikuti Program Pemkot

Daerah

Sidang Istimewa Budi-Agis Diundur Jadi Tanggal 1 Maret 2025

Daerah

UKM TIKOM Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar di Pandeglang

Daerah

Istri Pj Gubernur Banten Jadi Motivator: Anak Sukses Tumbuh dari Anak Sehat

Daerah

Menjaga Ketersediaan dan Harga Komoditi Pangan, Pemprov Banten Lakukan Monitoring Neraca Pangan

Daerah

Salurkan TPP dan Gaji Ke-13 ASN Tepat Waktu, Dewan Apresiasi Pemkab Serang

Daerah

DPRD Minta Pemkot Serang Tingkatkan Sektor Investasi, Kunci Utama Wujudkan Kemandirian Fiskal

Daerah

Dampak Banjir di Kabupaten Serang, Sawah di Kecamatan Carenang Terancam Gagal Panen