BagusNews.Co – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin, meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang agar sama-sama bertanggung jawab dan mengontrol Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun aja baru 2024.
“Nanti saya instruksikan ke pak kadis pendidikan untuk menghentikan hal-hal yang tidak beririsan langsung dengan pendidikan di sekolah,” kata Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, Selasa, 16 Juli 2024.
Nanang mengatakan, bahwa tugas Dindikbud Kota Serang dan kepala sekolah tentunya harus mengontrol, mengawasi dan memberikan pengarahan kepada para guru agar pelaksanaan MPLS ini bisa berjalan lancar tanpa adanya hal-hal yang tidak di inginkan terjadi.
“Lebih baik kita ajarkan yang lebih penting bagi para siswa seperti kepemimpinan. Dan saya berharap agar tidak ada intimidasi-intimidasi dari para senior mapun para guru,” katanya.
Kata Nanang, jika kasus perpeloncoan maupun bullying terjadi di sekolah pada saat MPLS, maka Dindikbud dan Kepala sekolah harus bertanggung jawab.
“Artinya semuanya turut andil, baik pihak sekolah, para guru termasuk dinasnya juga,” ujarnya.
Oleh karena itu, Nanang berharap, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, maka Dindikbud Kota Serang harus memastikan kasus perpeloncoan dan bullying ini tidak terjadi lagi di sekolah.
“Artinya kita harus menghindari perilaku yang tidak substantif di lingkungan pendidikan. Karena pendidikan itu harus mengajarkan anak didik menjadi lebih baik, terutama dari sikap dan perilaku,” harapnya.(Red/Misbah)







