Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 26 Juni 2023 - 12:13 WIB

Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Syafrudin: Guru Sumber Pengetahuan dan Keteladanan

BagusNews.Co – Guru sebagai sumber pengetahuan dan keteladanan, memiliki peran strategis dalam mendidik generasi bangsa. Dengan demikian, seorang guru tidak hanya jadi sumber informasi, namun juga sebagai motivator dan inspirator.

Hal itu diungkapkan Walikota Serang Syafrudin saat berkunjung ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Assaadah Global Islamic School (Agis), akhir pekan lalu.

Menurut Syafrudin, semua guru memiliki kewajiban melakukan pengawasan terhadap siswa/siswa di dilingkungan pendidikan, termasuk dalam hal mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak.

“Terutama tindakan kekerasan seksual terhadap anak, guru harus jadi sumber pengetahuan dan keteladanan,” kata Syafrudin.

Ia melanjutkan, guna mengantisipasi terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, Pemkot Serang sangat mengandalkan peran para guru untuk menjadi model keteladanan.

“Jangan sampai tindak kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan seksual justru terjadi di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Baca Juga :  Bang Sama: Solusi Praktis Belanja Beras Murah Dekat Rumah di Kota Tangerang

Syafrudin juga mengimbau kepada setiap guru dan tenaga kependidikan di Kota Serang, agar mendidik anak-anaknya dengan benar dan melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga bisa terlahir anak-anak yang bisa meneruskan pembangunan.

“Ya intinya, tugas guru dan tugas orang tua itu sama-sama memberikan ilmu serta wawasan kepada anak-anak, agar mereka dapat berkembang lebih baik untuk masa depannya,” bebernya.

Selain menyampaikan pesan untuk para guru, Syafrudin juga mengingatkan kepada orang tua siswa, untuk selalu mengawasi serta memberikan arahan kepada anak-anaknya, agar dapat terhindar dari pergaulan bebas dan juga teknologi yang kiranya dapat membuat siswa terjerumus pada perilaku yang salah.

“Apalagi sekarang penggunaan media sosial yang dirasa sudah semakin banyak hal-hal negatifnya. Maka saya meminta kepada para orang tua murid, untuk terus melakukan pengawasan kepada anak-anak baik di sekolah, di luar sekolah dan saat bermain,” pungkas Syafrudin.

Baca Juga :  Syafrudin Sempat Teteskan Air Mata Saat Menyaksikan Pelantikan Pj Walikota Serang

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap anak di Kota Serang, khususnya kasus kekerasan seksual.

Menurut Adde Rosi, keluarnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) bertujuan untuk mencegah segala bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Namun tidak semerta-merta masyarakat itu mengetahui dan takut dengan ancaman sanksi yang ada UU TPKS tersebut.

“Sehingga kasus kekerasan seksual pada anak ini selalu terjadi. Kami minta Pemkot Serang serius menyikapi tingginya kasus kekerasan terhadap anak,” kata Adde Rosi, kepada wartawan usai menghadiri acara pelepasan peserta Jumbara PMR tingkat Nasional ke IX Kontigen PMI Kota Serang, di Aula Walikota Serang, Kamis, 22 Juni 2023. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Diskon Listrik Berlaku Hingga Februari 2025, PLN: Beli Token Bisa Sepanjang Bulan

Daerah

Sasaran MBG di Banten Baru Mencapai 887 Ribu Penerima Manfaat

Daerah

Berkaca dari Track Record, Kiai di Pandeglang Yakin Ganjar Majukan Pendidikan Hingga Pelosok

Daerah

Kekeringan Meluas di Kota Serang, Warga Tiga Kecamatan Kekurangan Air Bersih

Daerah

Perekonomian Provinsi Banten Tumbuh 4,7 Persen

Daerah

PBMA Dukung Polri Usut Dugaan Penistaan Agama Ponpes Al Zaytun

Daerah

Sekda Banten Deden : Perda Nomor 5 Tahun 2025 Wujud Keseriusan Pemprov Lindungi Pekerja Informal

Daerah

Kapolresta Serang Kota Dimutasi Menjadi Kabid Humas Polda DIY