BagusNews.Co – Pemkot Serang sedang berupaya untuk menata ulang kabel semerawut yang ada di jalan-jalan protokol Kota Serang.
Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam menyukseskan program 100 hari milik Walikota dan Wakil Walikota Serang Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia yakni, Serang Bersih, Berbudaya, dan Berpendidikan.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan dalam menertibkan kabel semerawut ini pihaknya juga menggandeng pihak PLN dan Telkom Indonesia.
“Alhamdulillah, Saya dengan Telkom dan PLN sudah membuat grup ya dalam rangka menjadi bagian daripada tim percepatan pembersihan kabel atau penertiban kabel agar kabel-kabel di kota serang ini ke depannya tidak semeraut lagi,” kata Budi, Kamis, 6 Maret 2025.
Lebih lanjut, Budi mengatakan terdapat dua ketentuan dalam menangani kabel semerawut ini, yang pertama di tanam dan yang kedua di udara.
“Jadi konsepnya adalah di bawah tanah tapi kalau yang memang jenis kabelnya harus di udara, dia di udara. Tapi enggak semeraut begini, semua tertib gitu ya,” ucap Budi.
Ketika sudah ditata rapi, namun masih ada beberapa provider yang membandel, Budi menegaskan tidak akan segan-segan untuk mencabut izinnya.
“Saya akan mengeluarkan surat yang tegas bahwa dia harus menertibkan di tahun ini kalau tidak kita putus izinnya,” tegas Budi.
Untuk sementara kata Budi, penataan kabel ini baru bisa difokuskan untuk jalan protokol Kota Serang terlebih dahulu sebelum nanti menyasar ke jalan-jalan perumahan.
“Ke protokol dulu, kita bertahap sampai ke perumahan-perumahan lingkungan yang kabelnya di atas-atas,” jalasnya.
Sementara itu, Koordinator Telkom Deni Setiadi mengatakan, akan memberikan dukungan penuh terhadap niat Pemkot Serang dalam menata kabel provider yang semerawut.
“Sangat mendukung sekali program pemerintah khususnya di daerah kota Serang ini untuk menciptakan kota yang bersih, rapi, aman. Jadi, Telkom insya Allah akan membantu Pemkot atau pemerintah untuk mewujudkan Kota Serang yang rapi itu,” ungkap Deni.
Masih kata Deni, di Kota Serang sendiri setidaknya ada 10 provider yang memasang tiangnya di pinggir jalan protokol.
“Kalau melihat kondisi lapangannya sekarang ini di sini kan banyak tiang ya, di situ tiangnya ada sekitar Lebih dari 10 provider ya salah satunya adalah ada provider dari merek publik, ada provider dari Eforte, dari Bisnisnet, Moratel gitu kan dan banyak lainnya lah gitu,” tutup Deni. (Red/Lathif)







