Home / Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:26 WIB

Program Sekolah Gratis Perkuat Keberlangsungan Sekolah Swasta di Banten

Suasana Laboratorium Komputer di SMK Nurul Huda Baros | Dok. Istimewa

Suasana Laboratorium Komputer di SMK Nurul Huda Baros | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan sekolah swasta. Salah satunya dirasakan oleh SMK Nurul Huda Kabupaten Serang yang mengalami peningkatan jumlah peserta didik sekaligus kepastian pembiayaan operasional sekolah.

Kepala SMK Nurul Huda Aep Saefullah mengatakan, pada tahun ajaran 2026-2027, sekolahnya menerima 14 rombongan belajar (Rombel) atau meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata menerima delapan hingga sebelas rombel.

“Biasanya kami menerima sekitar 11 rombel. Tahun ini karena peminat terus bertambah dan banyak calon siswa yang belum tertampung, setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, akhirnya kami membuka tiga rombel tambahan. Alhamdulillah hampir seluruhnya sudah terisi,” kata Aep di Baros, Kabupaten Serang, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, umlah peserta didik baru tahun ini mencapai 432 siswa. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 380 siswa. Dengan dua angkatan yang mengikuti Program Sekolah Gratis dari Pemerintah Provinsi Banten, total siswa penerima manfaat di sekolah tersebut mendekati 800 orang. Aep menilai, Program Sekolah Gratis menjadi daya tarik yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah swasta.

“Program Sekolah Gratis ini menjadi magnet luar biasa. Banyak orang tua yang sekarang tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta karena sama-sama gratis,” katanya.

Baca Juga :  BNN Banten Amankan 2 Pengedar dan 21 Kg Lebih Sabu

Selain meningkatkan jumlah peserta didik, program tersebut juga memberikan kepastian dari segi keuangan bagi sekolah. Sebelumnya, sekolah sering mengalami kendala akibat tunggakan pembayaran SPP, tapi kini operasional sekolah dapat direncanakan dengan lebih baik.

“Dulu kami hampir setiap bulan mengalami kekhawatiran karena ada saja tunggakan. Sekarang dengan bantuan Program Sekolah Gratis rutin diterima sehingga kami tidak lagi khawatir memenuhi kebutuhan operasional, termasuk pembayaran honor guru dan tenaga kependidikan. Kami bisa menyusun perencanaan keuangan dengan lebih pasti,” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi komitmen Gubernur Banten Andra Soni yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Sekolah Gratis.

“Program ini bukan hanya soal menggratiskan biaya sekolah, tetapi juga mengangkat kualitas pendidikan swasta. Dulu ada sekat yang cukup besar antara sekolah negeri dan swasta. Sekarang masyarakat percaya kepada sekolah swasta karena memperoleh layanan yang sama, yakni pendidikan gratis dengan kualitas yang terus kami tingkatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut dampak Program Sekolah Gratis juga dirasakan banyak sekolah swasta lainnya di Banten. Berdasarkan komunikasi dengan sesama kepala sekolah, jumlah pendaftar di berbagai sekolah swasta meningkat signifikan sejak program tersebut berjalan.

“Program ini benar-benar membawa berkah bagi sekolah swasta. Banyak sekolah mengalami kenaikan jumlah peserta didik. Ini menunjukkan kebijakan Pemprov Banten memberikan manfaat nyata, bukan hanya bagi siswa dan orang tua, tetapi juga bagi keberlangsungan pendidikan swasta di daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Bunda Literasi Banten Tinawati Andra Soni: Mari Membaca dan Kunjungi Perpustakaan

Terpisah, Kepala Sekolah SMK Jaya Buana Kabupaten Tangerang Aan Angsori menyampaikan, Program Sekolah Gratis memberikan dampak positif terhadap meningkatnya akses pendidikan masyarakat. Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Pada tahun ajaran 2026-2027, SMK Jaya Buana menerima sekitar seribu peserta didik baru melalui Program Sekolah Gratis. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 912 siswa.

“Peminatnya di kita, Alhamdulillah sangat tinggi, mungkin kalau kita tidak tutup kemarin bisa di 1.800 sampai 2.000 pendaftar. Tapi karena kita batasi agar kita juga bisa lebih memaksimalkan fasilitas yang sudah ada,” ujarnya.

Raisa, siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Jaya Buana mengatakan, adanya Program Sekolah Gratis yang dilakukan Pemprov Banten sangat membantu, terutama dalam mengurangi biaya keluarga.

“Kemarin satu tahun benar-benar gratis, dengan program ini rasanya senang dan beban yang ada memang benar-benar berkurang,” ungkap Raisa.

Raisa juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni yang memberikan Program Sekolah Gratis dan diharapkan program tersebut dapat berlanjut sehingga memberikan akses pendidikan untuk anak-anak Provinsi Banten.

“Jadi memungkinkan hampir sebagian anak Indonesia bisa sekolah,” katanya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Serang Gelar Bazar Ramadan di Bojonegara dengan Harga Relatif Terjangkau

Daerah

KPU Banten Gelar Pengundian Nomor Urut Paslon Gubernur dan Wagub di Pilkada 2024

Daerah

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Banten 2025 Capai 5,37 Persen, Akademisi : Tertinggi Pasca Pandemi

Daerah

Retribusi Tenaga Kerja Asing di Lebak Capai Rp947 Juta, Didominasi Pekerja dari Tiongkok

Daerah

Perkuat Nilai Kepemimpinan, Ratu Rachmatuzakiyah Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Daerah

Al Muktabar Sambut Kunjungan Peserta Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri di Provinsi Banten

Daerah

Dukung Konsep Green City, PLN Banten Bangun SPKLU di Alun-alun Kota Serang

Daerah

Al Muktabar Pantau Ketersediaan Bahan Pokok Di Pasar Rau