BagusNews.Co – Program seragam gratis bagi anak sekolah se-Kota Serang yang menjadi program unggulan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia membutuhkan anggaran Rp60 miliar.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, sedari awal pihaknya menyadari akan begitu besarnya anggaran yang diperlukan untuk menyukseskan program seragam gratis.
“Sesuai dengan janji saya dengan Pak Agis bahwa seragam gratis ini memang kosnya besar, tapi ini akan saya lakukan karena saya menilai bahwa memang masyarakat butuh seragam gratis,” tutur Budi pada wartawan saat ditemui di SMPN 10 Kota Serang, Senin, 10 Maret 2025.
Meski menelan anggaran yang cukup besar, kata Budi, ini harus dilakukan untuk menekan angka putus sekolah di Kota Serang yang disebabkan biaya seragam yang terlampau mahal.
“Saya dengar aspirasi di bawah itu sampai dia menjem uang yang berbunga ya demi anaknya betul-betul pengen anaknya sekolah tapi sekarang pemerintah berikan kemudahan sesuai dengan instruksi Presiden bahwa pendidikan is number one,” ungkap Budi.
Budi pun menambahkan, program seragam gratis untuk anak sekolah ini juga akan menyasar pada sekolah-sekolah swasta yang tidak terlalu besar.
“Tadi kan bisa kita hitung tadi sekitar Rp5 sampai Rp60 miliar. Karena, di karena dengan sekolah swasta nih ya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Budi juga mengungkap pihaknya akan melakukan nota kesepahaman dengan para pemilik sekolah swasta di kota Serang.
“Sekolah swastanya saya MoU dulu. Itu sekitar 109.000 siswa. Ya, sekota serang, SD SMP, termasuk swasta juga,” ucapnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang TB. Suherman mengatakan, jika sudah menyepakati MoU dengan Pemkot Serang, selain seragam gratis, sekolah swasta juga akan mendapatkan bantuan yang lainnya.
“Maksudnya kerja sama dengan swasta itu Pak Budi akan memberdayakan SD swasta, SMP swasta untuk dibantu dari APBD ada BOSDA namanya (Bantuan Operasional Sekolah Daerah),” tutup Suherman.(Red/Latief)







