Home / Daerah

Kamis, 24 April 2025 - 16:48 WIB

Partisipasi Pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang Alami Penurunan, KPU RI Ungkap Penyebabnya

Komisioner KPU RI Iffa Rosita saat diwawancarai wartawan usai pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilkada Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Komisioner KPU RI Iffa Rosita saat diwawancarai wartawan usai pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilkada Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Iffa Rosita mengungkapkan bahwa terjadi penurunan partisipasi pemilih dalam pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah daerah.

Menurutnya, angka partisipasi tersebut mengalami penurunan rata-rata 4 persen hingga 6 persen dibandingkan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung pada 27 November 2024.

Iffa menjelaskan, salah satu kemungkinan penyebab penurunan angka tersebut adalah perbedaan euforia masyarakat saat PSU dibandingkan dengan euforia saat Pilkada sebelumnya.

“Jadi mungkin eforianya, rasanya berbeda dengan 27 November. Kalau 27 November itu kan serentak di Indonesia,” jelasnya kepada wartawan usai pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara PSU Pilkada Kabupaten Serang, Kamis, 24 April 2025.

Baca Juga :  Lakukan Kunjungan Ke Dinkes Banten, UNICEF Siap Mendukung Pelaksanaan BIAN Di Provinsi Banten

Lebih lanjut, Iffa menambahkan bahwa Pilkada sebelumnya dilaksanakan pada hari yang diliburkan secara nasional.

“Kemudian Pilkada kemarin juga kan secara nasional itu harinya hari yang diliburkan. Jadi ini mungkin yang memengaruhi angka partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Meskipun ada penurunan partisipasi, Iffa menegaskan bahwa KPU bersama jajaran di daerah telah berupaya maksimal untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan PSU.

“Sosialisasi dari daerah seperti KPU Banten dan KPU Kabupaten Serang sudah sampai ke masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Tantang Calon Petahana, Isro-Uyun Daftar Pertama ke KPU Kota Cilegon

Iffa juga menggarisbawahi bahwa sosialisasi di era saat ini lebih mudah dilakukan, tidak harus melalui pertemuan langsung, tetapi juga melalui media sosial yang memungkinkan penyebaran informasi lebih luas.

Penurunan partisipasi pemilih pada PSU ini menjadi sorotan penting bagi KPU dan semua pihak terkait. Namun, setelah PSU, Iffa menjelaskan bahwa evaluasi akan tetap dilakukan oleh KPU di tingkat daerah.

“Setelah melaksanakan PSU ini bersama-sama KPU Kabupaten pasti akan melakukan evaluasi. Tapi secara keseluruhan ini saya lihat sekarang sudah bagus dari sisi penyelenggaranya,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Siapkan Langkah Antisipasi Disparitas Harga Komiditi Pangan

Daerah

Dari Bukit Sinyonya ke Desa Sejahtera: FIFGROUP Hadirkan Sekolah Layak dan Ekonomi Mandiri di Pandeglang

Daerah

Temui Walikota, Bawaslu Bahas Penertiban Alat Peraga Kampanye di Kota Serang

Daerah

Tingkatkan Minat Baca Anak-anak, Mahasiswa KKN UIN SMH Gelar Pojok Baca

Daerah

Dinsos Banten Ajak Stakeholder Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Gubernur Andra Soni Tetapkan UMP Banten 2026 Naik 6,74 Persen

Daerah

BPOM Serang Temukan Dugaan Penyalahgunaan Obat Pada Salah Satu Apotek

Daerah

Cak Nawa Minta Konsep Pertanian Daerah Terkoneksi Dengan Pusat