BagusNews.Co – Warga di tiga kampung yang berada di kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, yakni Kampung Sarkawana, Pasir Bunut, dan Kiara Payung kompak melakukan perbaikan jalan dengan menggunakan biaya yang bersumber dari swadaya masyarakat serta warga yang melintas.
Hal ini dilakukan, sebagai bentuk kekecewaan masyarakat yang telah menanti selama 30 tahun tidak ada perbaikan jalan. Meskipun lokasi tersebut tidka terlalu jauh dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Pandeglang.
berdasar pantauan BagusNews.Co, kondisi Jalan berlubang dan berbatu, bahkan dengan kondisi jalan yang menurun dan menanjak terkadang harus bercampur tanah dan lumpur ketika hujan.
Apen, Seorang RT di Kampung Sarkawana mengaku kesal dan bosan menunggu perbaikan jalan yang tidak kunjung direalisasikan oleh Pemkab Pandeglang.
“Kami kesal melihat situasi ini, kesal pada pemerintah daerah tidak membangun jalan di wilayah kami hampir 30 tahun lebih,” ungkapnya kepada wartawan pada Senin, 21 Juli 2025.
Lebih lanjut, Apen mengungkapkan bahwa sumber dana untuk perbaikan jalan tersebut berasal dari swadaya masyarakat dan warga yang melintas.
“Swadaya masyarakat, ada yang sepuluh ribu, ada yang dua puluh ribu, ada juga pengusaha ikan nila ngasih 100 sak semen,” jelasnya.
Apen dan warga berharap pemerintah segera mengambil keputusan untuk merealisasikan pembangunan jalan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan warga.
“Saya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan kami, ini pinggiran udah kami pondasi tentunya dengan dana seadanya jalan gak bakal awet, harusnya pemerintah serius untuk membangun jalan kami,” harapanya. (Red/Guntur)







