Home / Daerah

Rabu, 3 September 2025 - 16:44 WIB

Siswa SMPN 1 Kramatwatu Diduga Keracunan Makanan, Ini Kronologinya

SMPN 1 Kramatwatu l Dok. Dwi MY-BNC

SMPN 1 Kramatwatu l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Kasus dugaan keracunan yang melibatkan puluhan siswa SMPN 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang, bermula dari pengiriman dan pembagian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Serdang.

Menurut Kepala SMPN 1 Kramatwatu Dede Al Amron Edi Muslikh, kejadian bermula saat pihak sekolah menerima paket MBG sekitar pukul 10.00 WIB pada Selasa, 2 September 2025.

“‎Kami menerima makan paket MBG seperti biasa, dan pembagian dilakukan pada pukul 12.00 WIB saat istirahat Zuhur agar tidak mengganggu proses belajar,” ungkap Dede kepada wartawan, Rabu, September 2025.

Dede menjelaskan bahwa sebelum diberikan kepada siswa, pihak sekolah selalu mengingatkan agar makanan yang memiliki bau tak sedap atau terlihat tidak layak dikonsumsi dikembalikan.

“‎Ada sebagian siswa yang membuka makanan di kelas dan mencium bau yang tidak sedap, kemungkinan karena makanan sudah basi atau busuk. Mereka lalu melapor ke guru dan kami mengumumkan bahwa makanan tersebut tidak layak, sehingga sebagian besar mengembalikan paketnya,” katanya.

Baca Juga :  Sambut Kepulangan Wapres, Pj Gubernur Al Muktabar Laporkan Sejumlah Capaian

Meski sebagian besar mengembalikan makanan, ada beberapa siswa yang tetap memakannya karena merasa lapar, terutama setelah berolahraga. Sekitar satu jam kemudian, mereka mulai mengeluh sakit perut, mual, dan muntah.

“Ada 6 siswa yang mengalami gejala tersebut dan langsung kami bawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan,” jelas Dede.

Ia menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan medis, keenam siswa tersebut tidak mengalami kondisi yang mengancam nyawa dan kemudian dijemput orang tua mereka.

Salah seorang siswa, Hani Hairunnisa, mengungkapkan pengalamannya. “Pas kemarin baru diambil, pas dibagiin, pas saya buka itu tuh kayak bau yang sayur sudah basi, kayak ada basi gitu. Menunya ada sayur, tempe, dan tahu, tapi lauknya sudah bau,” katanya.

Baca Juga :  Al Muktabar Ajak PUB Berkolaborasi Wujudkan Cita-cita Pendiri Banten

Ia juga menyebutkan, ada kabar yang jadi perbincangan para siswa bahwa di makanan tersebut diduga ditemukan belatung. “Di makanan itu ada belatungnya gitu,” tambahnya.

Seorang siswa lain, Gifta, menambahkan bahwa ini adalah kejadian pertama kalinya mereka menerima makanan yang bau dan berbau tidak sedap sejak program MBG dimulai. “Yang kayak gini, ya baru sekali,” ujarnya.

Terkait adanya dugaan belatung pada menu MBG, Gifta mengaku mendapat kabar dari teman kelasnya bernama Tio.

“Katanya, ada yang gerak-gerak gitu ada hewan di dalam terus pada ngerubunin itu sudah enggak ada katanya sudah mati tapi itu enggak tahu kita kan enggak tahu yang benar mana yang enggak tahu yang enggak boleh ambil keputusan langsung kalau enggak ada buktinya gitu,” imbuhnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Syafrudin Sempat Teteskan Air Mata Saat Menyaksikan Pelantikan Pj Walikota Serang

Daerah

Sidang PHPU Kabupaten Serang, Saksi Pemohon Hadirkan Dua Kepala Desa

Daerah

Dinilai Wakil Rakyat Muda yang Responsif, Wakil Ketua DPRD Tangsel Maria Teresa Suhardja Raih Penghargaan

Daerah

Dinsos Banten Optimalkan Pelayanan Bagi Warga Lansia Terlantar

Daerah

Tekan Kasus Stunting, Pemkot Serang Bakal Berikan Bantuan Makanan Gizi Tambahan

Daerah

Pemkab Tangerang Gelar Tarawih Keliling, Maesyal: Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Daerah

Harap Akses Menuju BIS Dilebarkan oleh Pemerintah Pusat, Andra Soni : Bisa Jadi Lokasi Pertumbuhan Ekonomi Baru

Daerah

KPU Kabupaten Serang Gencar Sosialisasi dan Tangkal Berita Hoaks