Home / Daerah

Senin, 5 Januari 2026 - 19:42 WIB

Pemkot Serang Libatkan Kejari Bongkar Bangunan Liar di Kawasan Banten Lama

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan rumah roboh di wilayah Kota Serang I Dok. Istimewah

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan rumah roboh di wilayah Kota Serang I Dok. Istimewah

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bakal menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk mengatasi masalah temuan bangunan liar (bangli) di atas kanal kawasan Masjid Agung Banten Lama.

Informasi ini terungkap dalam rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan rumah roboh di wilayah Kota Serang, di Aula Setda Lt 1 Pemkot Serang, Senin, 5 Januari 2026.

Upaya tersebut sebagai bentuk penanganan Pemkot Serang dalam mengatasi permasalahan banjir di kawasan Banten Lama.

Walikota Serang Budi Rustandi menyebut, banjir yang menimpa kawasan Banten Lama karena ditemukan sebanyak 180 rumah atau bangunan liar berdiri di atas kanal. Bahkan, sebagian bangunan ilegal tersebut memiliki sertifikat.

‎”Kalau yang ada sertifikatnya kita proses sesuai dengan peraturan hukum. Kita pakai pendampingan Kejaksaan dan rumah-rumah itu harus dibongkar sesuai dengan aturan negara,” ujar Budi kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa ratusan bangunan liar di kawasan Banten Lama harus dibongkar sesuai peraturan negara dan instruksi Gubernur Banten.

Baca Juga :  Andra Soni Dampingi Wapres Tinjau CKG di Puskesmas Tanara

“Mirisnya bahwa kali dialihfungsikan menjadi bangunan, dari lebar 15 meter menjadi drainase. Parah,” ucap Budi dengan nada kesal.

Budi mengatakan bahwa pihaknya sepakat dengan keputusan Gubernur Banten terkait penertiban ratusan bangunan liar di kawasan tersebut.

Hal ini juga seperti yang Pemkot Serang dengan Pemprov Banten saat melakukan normalisasi sungai Cibanten di kawasan Sukadana, Kecamatan Kasemen.

‎”Untuk penertiban ada di saya, terkait eksekusi, terkait kanal itu kembali ada di Pak Gubernur,” tuturnya.

“Makanya besok Ketua Satgas langsung ke sana sampai beres, nanti kita eksekusi kayak biasa. Ini kan bukan pertama kalinya,” sambung Budi.

Budi meyakini jika pihak Kenadziran Kesultanan Banten memahami aturan yang berlaku, terkait rencana Pemkot Serang membongkar ratusan bangunan liar di kawasan Banten Lama.

Hal tersebut bukan sekedar mengatasi permasalahan banjir, tetapi demi mengembalikan marwah Kesultanan Banten sebagai warisan cagar budaya dan destinasi wisata yang harus dijaga.

Baca Juga :  Mampu Meningkatkan PAD, Budi Rustandi Ungkap Izin Investasi di Kota Serang Tidak Boleh Berbelit

“Upaya pemerintah pertama adalah bukan menangani banjir, tetapi mengembalikan marwah Kesultanan Banten agar mengembalikan kanal yang dulunya seperti apa,” jelas Budi.

“Irigasi yang bagus dibangun oleh Sultan cuma rusak oleh orang-orang yang sekarang. Dikembalikan saja jadi wisata perahu, keinginan Pak Gubernur seperti itu,” imbuhnya.

Namun sejauh ini, Pemkot Serang belum membahas terlalu jauh terkait nasib ratusan warga pemilik rumah maupun bangunan liar di kawasan Banten Lama, apakah akan direlokasi ke Rusunawa hingga pemberian dana kerohiman.

“Kita belum bahas ke sana. Kita lihat dulu saja, kita jalani saja seperti apa. Yang pasti kita menyelamatkan ribuan orang ini yang terdampak. Mereka membangun dasarnya apa dulu, banyaknya kan tempat usaha,” ucap Budi. (Red/Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ratusan Paket Sembako Murah dari Relawan Des Ganjar Bantu Nelayan Pandeglang di Tengah Krisis Tangkapan

Daerah

Sekolah Diharapkan Mampu Mengimplementasikan Masa Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Daerah

Tumpukan Sampah di Pantai Labuan, Al Muktabar Arahkan OPD Turun Ke Lapangan

Daerah

JAM Center Indonesia Luncurkan Transformasi Digital Ekonomi Desa

Daerah

Jelang Pemilu, Virgojanti Minta BPBD Provinsi Banten Lakukan Pemetaan TPS yang Rawan Bencana

Daerah

Jaring Atlet Muda Berbakat di Pandeglang, Turnamen Futsal Antar Pelajar Jadi Ajang Pembuktian

Daerah

Kementerian LH Ungkap Asal Material Radioaktif Cesium 137 di Kawasan Industri Cikande

Daerah

Bapenda Raih Juara Parade HUT Pandeglang: Konsep Superhero Jadi Kunci