Home / Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 19:28 WIB

Program Serang Mengaji, Dindikbud Kejar Target Juli 2026 Nol Persen, Siswa SMP Wajib Lancar Baca Al-Qur’an

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, menyampaikan apresiasi atas penerapan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh jajaran Komisi II DPRD Kota Serang.

‎Ia menegaskan bahwa seluruh program Walikota Serang, mulai dari Serang Mengaji, Serang Bersih, Serang Cerdas, Serang Bagus, telah berjalan optimal di tahun ini.

‎”Alhamdulillah tahun ini semua program berjalan semua. Nanti kami akan mengajak anggota dewan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan efektivitasnya, terutama dampak positif Serang Mengaji terhadap siswa, baik pembangunan karakter maupun indikatornya,” ujar Nuri kepada wartawan, Selasa, 14 April 2026.

‎Nuri memaparkan salah satu capaian membanggakan yang diraih adalah kemajuan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an melalui program Serang Mengaji.

‎Berdasarkan data terbaru, dari 1.800 siswa kelas 9 SMP yang belum lancar membaca Al-Qur’an, kini angkanya berhasil diturunkan menjadi hanya 300 orang.

‎Dindikbud Kota Serang menargetkan pada Juli 2026 mendatang, tidak ada lagi siswa kelas 9 SMP yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

Baca Juga :  Pemprov Banten Terus Kembangkan Ekonomi Syariah

‎”Alhamdulillah progresnya dan kita akan datang bersama anggota dewan memastikan untuk menjalankan fungsi pengawasan,” ucapnya.

‎Selain penguatan agama, pihaknya juga mempersiapkan peningkatan mutu pendidikan umum melalui program Serang Cerdas. Rencananya, setiap hari Kamis setelah kegiatan Serang Mengaji, akan dilaksanakan program bahasa Inggris menyeluruh di sekolah-sekolah.

‎Langkah ini sebagai antisipasi instruksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menjadikan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun 2027.

‎”Kita tinggal mengatur skema kebutuhan guru Bahasa Inggris, karena bahasa Inggris di tahun 2027 menjadi mata pelajaran wajib dari instruksi Kementerian Pendidikan Dasar Menengah,” kata Nuri.

‎Dalam penanganan anak tidak sekolah (ATS), Nuri mengakui masih terdapat sekitar 8.000 data anak usia 7-18 tahun yang tercatat di sistem.

‎Namun, setelah dilakukan verifikasi mendalam secara door to door bersama pihak kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW, baru terkonfirmasi sekitar 4.200 siswa.

‎”Sebagai mitra kerja, alhamdulilah tadi sudah kita bahas bersama salah satunya terkait anak tidak sekolah (ATS). Kita bersepakat untuk melakukan pengurangan ATS dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh kita,” ujar Nuri.

Baca Juga :  Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Warga Kota Serang Bisa Gunakan Jamkesda

‎Berbagai faktor ATS maupun anak rentan putus sekolah ditemukan, mulai dari kendala ekonomi, sudah bekerja, menikah dini, hingga menimba ilmu di pondok pesantren. Untuk itu, Dindikbud menyiapkan solusi berbeda bagi setiap kasus.

‎”Untuk yang di pondok pesantren, kita ajak masuk ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Untuk yang tidak ada motivasi, kita dekati dengan relawan secara persuasif. Sedangkan untuk masalah ekonomi, kita pastikan sekolah itu gratis, bahkan kami bantu ongkosnya,” jelas Nuri.

‎Nuri menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan 39 PKBM aktif dan siap menampung anak-anak putus sekolah atau yang memilih jalur pendidikan non-formal. Upaya keras ini terus dilakukan agar angka ATS di Kota Serang dapat terus menurun secara progresif.

‎”Tinggal kita terus mengajak mereka agar penurunan ATS terus progresif,” ucapnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kunjungi Banten Creative Festival, Ketua ICCN Dorong Produk Lokal Ekspansi ke Luar Banten

Daerah

Sah, Ini Daftar Pimpinan 9 Fraksi DPRD Kota Serang yang Baru

Daerah

Pemprov Banten Akan Tindak Pedagang yang Menjual Makanan dan Minuman Kemasan Kadaluwarsa

Daerah

Terima Audiensi DPD RI Perwakilan Banten, Pj Gubernur A Damenta : Kami Terima Masukan dan Kebijakan Untuk Masyarakat

Daerah

Masuki Tahap Lelang, Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Dimulai Mei 2026

Daerah

Jelang HUT RI Ke-80, Sejumlah Relawan Kibarkan Bendera Raksasa di Laut Merak

Daerah

Perkawinan Anak di Bawah Umur di Kota Serang Capai 10 Persen

Daerah

Geliat Sport Tourism Terus Berkembang, Ratusan Pelari Ramaikan Road to Banten Marathon