Home / Nasional

Rabu, 8 Januari 2025 - 21:30 WIB

Sepanjang 2024, PTSL Daftarkan 9,1 Juta Bidang Tanah di Indonesia

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid | Dok. Istimewa

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah berhasil mendaftarkan 9,1 juta bidang tanah. Capaian tersebut merupakan hasil akselerasi legalisasi aset melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Tahun 2024, bidang tanah yang terdaftar mencapai 9.171.555, sementara yang telah disertipikasi mencapai 3.605.520 bidang,” terang Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid dalam pertemuan dengan media akhir pekan lalu.

Capaian tersebut menggenapkan keberhasilan Kementerian ATR/BPN dalam mendaftarkan bidang tanah, di mana dari target awal 120 juta bidang tanah didaftarkan di 2024.

Baca Juga :  DPP PDI Perjuangan tunjuk Bonnie Triyana sebagai LO Pilkada 2024 di Banten dan Aceh

“Secara nasional, pencapaian pendaftaran tanah sudah mencapai 95,9% dari target 126 juta bidang tanah. Artinya, masih ada sekitar 5,1 juta bidang tanah yang belum terdaftar dan menjadi target tahun depan,” ungkap Menteri Nusron dihadapan awak media.

Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Nusron beserta jajaran Kementerian ATR/BPN terus berupaya mendorong terdaftarnya 5,1 juta bidang tanah atau setara 4,1% bidang tanah di tahun 2025. Upaya ini sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan salah satu tugas utama Kementerian ATR/BPN yakni legalisasi aset di bidang pertanahan melalui pelaksanaan program PTSL.

Baca Juga :  PLN Cetak Laba Bersih Rp14,4 Triliun Tahun 2022

Program PTSL bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah kepada masyarakat, khususnya yang belum memiliki sertipikat tanah, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dan ekonomi negara, serta mengurangi dan mencegah sengketa dan konflik pertanahan.

Objek pendaftaran dan sertipikasi tanah melalui program PTSL tersebut dapat berupa tanah milik masyarakat individu, tanah ulayat milik masyarakat adat, sampai dengan tanah wakaf dan rumah ibadah yang belum terdaftar dan tersertipikat. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Isi Waktu Libur ke Museum Multatuli, Adian Napitupulu: Sejarawan Bonnie Triyana Harus Teruskan Semangat Multatuli

Daerah

PDIP Banten Siap All Out Menangkan Ganjar di Pilpres 2024

Daerah

Staf Khusus Wapres Arif Rahman Nilai Peran Pemuda Sangat Penting Dalam Memajukan Lingkungan

Daerah

Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Syafrudin Catat Empat Pesan Jokowi

Nasional

Peringatan Hari Santri Dihadiri Peserta Pilkada, Yandri Susanto Bantah Lakukan Kampanye

Nasional

Wapres Kunjungi Pabrik UNITED E-Motor di Curug, Kabupaten Tangerang

Daerah

Mendagri Soroti Penyerapan Dana Dekonsentrasi Jelang Akhir Tahun, Salah Satunya Provinsi Banten

Daerah

PLN: Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan Pelanggan Daya 450 VA