Home / Daerah / Health

Rabu, 11 Juni 2025 - 18:47 WIB

Ada Gunungan Sampah di Ciruas, Warga Tagih Janji Zakiyah-Najib

Tumpukan sampah di ruas Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di area Pasar Ciruas, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

Tumpukan sampah di ruas Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di area Pasar Ciruas, Kabupaten Serang l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Warga Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, mengeluhkan kondisi tumpukan sampah yang semakin menggunung di sekitar Pasar Ciruas, tepatnya di pinggir Jalan Raya Serang-Jakarta.

Sampah tersebut tidak hanya menimbulkan bau busuk menyengat yang mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan, tetapi juga mulai memakan sebagian badan jalan, menghambat aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, Rabu, 11 Juni 2025, sampah yang berserakan didominasi oleh limbah dagangan yang tidak terjual dan sampah rumah tangga yang dikemas dalam kantong plastik.

Air berwarna hitam pekat mengalir dari tumpukan sampah tersebut, menyebarkan aroma tidak sedap ke udara. Pengendara maupun pejalan kaki yang melintas harus menutup hidung dan menahan napas demi menghindari bau menyengat tersebut.

Baca Juga :  Zakiyah Siapkan Master Plan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Serang

Salah satu warga Ciruas, Rahmat, menyatakan kekesalannya terhadap kondisi ini. Ia mengaku bahwa jumlah sampah semakin hari semakin bertambah dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

“Yang kios di pasar juga sampahnya dibuang ke sini. Bau busuknya sangat mengganggu. Bukan cuma baunya, tapi ini juga bisa jadi penyakit,” ujarnya kepada wartawan. Ia juga menyoroti potensi dampak kesehatan dari keberadaan sampah tersebut.

Rahmat mendesak agar Bupati Serang yang baru segera menepati janji dalam program 100 hari kerjanya, terutama terkait penanganan sampah.

“Buat Bupati dan Wakil Bupati Serang, saya harap bisa mewujudkan janji politiknya biar pengelolaan sampah di Kabupaten Serang bisa Lebih baik lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Kampanye Terbuka Capres-Cawapres Dimulai 21 Januari, Banten Masuk Zona A

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Ali, warga Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas. Ia mengeluhkan bahwa sampah di pinggir jalan pasar sudah berlangsung selama beberapa hari dan belum diangkut oleh petugas kebersihan.

“Sampah di sini sudah berhari-hari enggak diangkut, bau banget. Enggak Cuma pengunjung pasar, pengendara juga kena imbasnya,” katanya.

Ali turut menyentil slogan ‘Serang Bahagia’ yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. Ia menilai bahwa slogan tersebut belum terealisasi karena kenyataannya kondisi kota dan pasar justru semakin memburuk akibat tumpukan sampah yang tidak terurus.

“Saya kira masalah sampah enggak Cuma di Pasar Ciruas, semua wilayah di Kabupaten Serang ini masalahnya sama,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

PPDB Banten Dibuka 19 Juni 2024, Pemprov Siapkan Layanan Online Secara Maksimal

Daerah

Bapenda Banten Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Signal Dalam Pembayaran Pajak Kendaraan

Daerah

Miras Dijual Bebas di Pinggir Jalan, Warga Kresek Resah

Daerah

Bawa Sembako dan Kipas Angin, KNPI Kabupaten Tangerang Kunjungi Panti ODGJ Cisauk

Daerah

Banjir Rob di Pontang, BBWSC3 Kesulitan Menemukan Solusi Efektif

Daerah

Dua Tim PUBG dan MLBB Wakili Banten di FORNAS VII Cabor Esport

Daerah

Pemprov Banten Masuk Tiga Besar Realisasi APBD Tertinggi di Indonesia Tahun 2022

Daerah

Pastikan PPDB Berjalan Lancar, Al Muktabar Sidak Dindikbud Banten