Home / Daerah

Selasa, 18 November 2025 - 11:32 WIB

Sekda Kabupaten Serang Ungkap Upaya Penertiban Truk ODOL dan Status Izin Tambang

Sekda Kabupaten Serang Zaldi Duhana saat melakukan audiensi dengan massa aksi saat unjuk rasa yang digelar di Jalan Raya Bojonegara l Dok. Dwi MY-BNC

Sekda Kabupaten Serang Zaldi Duhana saat melakukan audiensi dengan massa aksi saat unjuk rasa yang digelar di Jalan Raya Bojonegara l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Duhana memberikan tanggapan terkait berbagai tuntutan yang diajukan masyarakat di wilayah Bojonegara dan Pulo Ampel.

Masyarakat setempat menuntut penyelesaian sejumlah permasalahan, termasuk penertiban truk over-dimension over-load (ODOL) dan isu izin tambang, yang selama ini menjadi perhatian utama di wilayah tersebut.

Zaldi menjelaskan bahwa Bupati Serang telah berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan yang ada, khususnya terkait penertiban lalu lintas truk ODOL.

“Terkait ODOL kan sebenarnya komitmen Bupati itu mendukung keputusan dari Pak Gubernur,” kata Zaldi kepada wartawan, Senin, 17 November 2025.

Menurut Zaldi, pemerintah daerah berupaya keras mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk melalui pengawasan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang bahkan melakukan kontrol hingga larut malam.

Selain itu, Zaldi menambahkan bahwa dokumentasi berupa foto-foto turut mendukung keberhasilan petugas dalam membantu pelaksanaan kebijakan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa penertiban truk ODOL sebenarnya berada di bawah pengawasan Satpol PP dan Dishub Kabupaten Serang, mengingat jalan tersebut merupakan jalur nasional dan lintas daerah yang melibatkan Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

Baca Juga :  Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Tangerang Capai 12.936 Meter Kubik

“Karena ini jalan nasional dan lintas daerah, kewenangannya ada di provinsi. Tapi kita ikut membantu agar terlaksana keputusan itu sehingga tidak macet dan situasi tetap tertib,” ujarnya.

Mengenai penilaian masyarakat yang menganggap langkah penertiban belum maksimal, Zaldi menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya dengan membentuk Satgas gabungan dari Kabupaten dan Provinsi yang ditempatkan di pintu-pintu masuk area pertambangan.

“Saya pikir itu upaya agar keputusan gubernur bisa dilaksanakan sehingga benar-benar bisa mengendalikan kemacetan,” katanya.

Terkait tuntutan mahasiswa yang ingin bertemu langsung dengan Bupati, Zaldi menyarankan agar mahasiswa mengajukan permohonan audiensi ke Pemkab Serang.

“Ya, tinggal mengajukan saja ke pemerintah kabupaten, ada audiensi dan lain sebagainya. Selama ini kan ditanggapi ya, enggak ada masalah,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Mahasiswa Untirta Gandeng PWKS Adakan Pelatihan Jurnalistik, Cetak Jurnalis Muda Kritis

Selain isu penertiban, masyarakat dan kepala desa juga menyoroti soal izin pertambangan dan pendapatan daerah dari sektor tersebut.

Zaldi menyatakan bahwa izin pertambangan berada dalam kewenangan provinsi, dan dirinya perlu melakukan kajian mendalam terkait pendapatan dari sektor pertambangan yang masuk ke kas daerah Kabupaten Serang.

“Kalau yang masuk kabupaten apa saja, saya ingin kaji dulu, karena ada beberapa pendapatan daerah yang itu tidak wewenang sepenuhnya di kabupaten, ada yang diserahkan ke provinsi.”

Terkait pendapatan dari sektor pertambangan, Zaldi menyebutkan bahwa pajak hotel, restoran, jasa makanan dan minuman, serta pajak kendaraan bermotor seperti BPHTB merupakan bagian dari penerimaan daerah yang masuk ke kabupaten.

“Kalau terkait dengan izin pertambangan itu kan adanya di provinsi. Jadi kalaupun akan dimasukkan rekomendasi kepala desa dalam proses itu, ya itu wewenangnya Distamben provinsi,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Libur Lebaran 2023, Balawista Perkirakan Lima Juta Orang Kunjungi Tempat Wisata di Banten

Daerah

Dinsos Banten Dorong Pendamping PKH Turunkan Angka Kemiskinan

Daerah

Baznas Banten Lakukan Serah Terima Jembatan Gantung Desa Bungurcopong ke Pemkab Pandeglang

Daerah

Al Muktabar Harap Peringatan Harkitnas Sebagai Momentum Bersama Dalam Mengisi Pembangunan

Daerah

WFH bagi ASN Setiap Jumat, Walikota Serang: Pelayanan Publik Gak Boleh Libur

Daerah

Projo Banten Bantu Lulusan SMK Magang dan Kerja di Jepang

Daerah

Andra Soni Dukung Banteng Banten FC Berjaya di Soekarno Cup III

Daerah

Syifa Kusuma Rilis Mini Album ‘Selamanya’, Karya Tulus tentang Mimpi dan Kasih Sayang