Home / Daerah

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:28 WIB

Alur Penumpang KA Lokal Stasiun Rangkasbitung Resmi Berubah, Fasilitas Baru Siap Dukung Mobilitas

Suasana Stasiun Rangkasbitung pada Kamis, 11 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

Suasana Stasiun Rangkasbitung pada Kamis, 11 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

BagusNews.Co – Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) resmi memberlakukan perubahan alur penumpang Kereta Api (KA) Lokal di Stasiun Rangkasbitung mulai 10 Desember 2025.

Langkah ini diambil seiring dengan selesainya tahap akhir pembangunan fasilitas baru yang semakin memudahkan perjalanan.

Kepala BTP Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono menyatakan, pengembangan Stasiun Rangkasbitung Ultimate bertujuan menjawab lonjakan kebutuhan transportasi masyarakat. Kapasitas layanan stasiun meningkat drastis dari 26.000 menjadi 83.000 penumpang per hari.

“Stasiun kini hadir dengan desain modern dan ruang lebih luas, dilengkapi ruang concourse, area operasional, ruang layanan publik, ruang tunggu, mushola, ruang laktasi, serta toilet umum dan ramah disabilitas. Tersedia pula 7 lift, 5 eskalator, 15 gate tiket otomatis, 4 akses masuk, dan sistem keamanan CCTV 24 jam,” jelas Ferdian dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Desember 2025.

Baca Juga :  A Damenta Dukung Agenda HPN 2025 yang Digagas Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten

Fasilitas dan aksesibilitas dirancang agar perjalanan nyaman dan inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas, lansia, serta pengguna dengan mobilitas terbatas.

Dari sisi operasional, jalur KA juga ditata ulang: jalur 2 khusus untuk KA Lokal, jalur 3 untuk kereta barang, jalur 4 dan 5 untuk KRL, sementara jalur 6 hingga 9 disiapkan sebagai area stabling untuk memperkuat fleksibilitas operasional.

“Penataan ini bertujuan meningkatkan ketertiban pergerakan penumpang, mengurangi antrean, dan memastikan ketepatan waktu kereta,” lanjutnya.

Untuk alur penumpang, dari arah selatan diatur masuk lewat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), sedangkan dari utara atau Jalan Sunan Kalijaga masuk melalui selasar gedung baru. Penumpang KA Lokal keluar melalui area transit lantai dua sebelum menuju layanan KRL atau pintu keluar utama.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Dorong KEK Tanjung Lesung Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

“Penataan alur baru ini diharapkan menciptakan perjalanan yang lebih tertib, nyaman, dan aman, terutama saat jam padat,” tambahnya.

Selain itu, Ferdian menyampaikan mulai beroperasinya KA Petani-Pedagang relasi Merak-Rangkasbitung yang mendapat sambutan positif. Layanan ini memudahkan petani dan pedagang mengangkut hasil bumi dengan tarif terjangkau dan kapasitas khusus.

“Konektivitas langsung ke Merak dan daerah lain membantu menurunkan biaya logistik dan mempercepat distribusi produk pertanian, mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Banten,” jelasnya.

Perubahan alur penumpang diterapkan saat fasilitas inti stasiun sudah siap 95,84 persen, dengan uji layanan sebelum penerapan penuh akhir 2025.

Dengan fasilitas baru ini, Stasiun Rangkasbitung diharapkan menjadi simpul transportasi modern yang memperkuat konektivitas serta mendorong perkembangan ekonomi di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.(Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

‎Hardiknas 2026, Dindikbud Kota Serang Luncurkan Program Gemas Libas, Libatkan 100 Ribu Siswa

Daerah

Mantan Walikota Syafrudin : Korupsi Menghambat Aspek Pembangunan Kota Serang

Daerah

Dilantik Jadi Ketua BKPRMI Banten, Fahmi Hakim Dorong Penguatan Remaja Masjid

Daerah

Andra Soni Ramaikan Pertandingan Persahabatan BangBro Badminton Triple

Daerah

Kades Di Kabupaten Serang Tewas Usai Disuntik Seorang Mantri

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar : Pemprov Banten Melestarikan dan Memperkenalkan Seni Budaya Banten

Daerah

Hadiri Kick Off HPN 2026, Wabup Iing Tekankan Peran Strategis Pers dalam Pembangunan

Daerah

Porprov Banten Diharapkan Mampu Mencetak Atlet Berprestasi