Home / Daerah

Senin, 5 Januari 2026 - 13:50 WIB

Perempuan 38 Tahun Ditemukan Meninggal di Tandon Ciater, Polisi Selidiki Penyebabnya

Evakuasi jenazah perempuan bernama Eka Lestaria Ningsih (38), usai dilaporkan tenggelam di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel l Dok. Dwi MY-BNC

Evakuasi jenazah perempuan bernama Eka Lestaria Ningsih (38), usai dilaporkan tenggelam di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Sesosok perempuan bernama Eka Lestaria Ningsih (38), ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Penemuan jenazah pada Senin dini hari, 5 Januari 2026, ini mengakhiri pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan dan warga setempat.

Menurut penuturan Dian, Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangerang Selatan, korban ditemukan pada pukul 00.50 WIB.

“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 00.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Dian kepada awak media pada Senin, 5 Januari 2026.

Penemuan tersebut terjadi setelah upaya pencarian intensif yang melibatkan berbagai elemen, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Lantik Ratusan Pejabat Administrator dan Pengawas

Setelah jenazah Eka Lestaria Ningsih berhasil diangkat dari tandon, tim gabungan segera melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang untuk proses lebih lanjut.

Setelah serangkaian penanganan medis di rumah sakit, jenazah korban akhirnya dipulangkan ke rumah duka pada Senin pagi.

“Sekitar pukul 07.15 WIB, jenazah korban dibawa pulang oleh keluarga dan ketua RT ke rumah duka di wilayah Bakti Jaya, Setu,” ungkap Dian.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti tenggelamnya Eka Lestaria Ningsih masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :  Wagub Banten: Polisi Harus Hadir di Industri untuk Berantas Pungli dan Premanisme

Petugas kepolisian dilaporkan tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi yang mungkin mengetahui kronologi kejadian ini.

Dian menggarisbawahi bahwa otoritas penegak hukum memiliki peran sentral dalam mengungkap peristiwa itu.

“Terkait penyebab, pihak kepolisian yang paling tahu, itu kewenangan mereka,” imbuhnya.

Menyikapi insiden yang tersebut, BPBD Tangsel menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

Lebih lanjut, BPBD Tangsel tak lupa menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat.

“Kami menghimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas membahayakan diri saat di tandon, baik aktivitas di pinggiran tandon maupun melakukan berenang di tandon,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jokowi Bertemu Ganjar di Jateng Saat Momentum Deklarasi Anis Capres Nasdem

Daerah

PPDB Rawan Kecurangan, Ombudsman Banten Buka Posko Pengaduan

Daerah

Provinsi Banten Berpotensi Menjadi Pusat Keuangan dan Ekonomi Syariah

Daerah

Bonus Tak Kunjung Cair, Puluhan Atlet Berprestasi Demo Walikota Serang

Daerah

Kinerja ASN Disorot, Suwaib: Gaya Hidup Mewah Kinerja Rendah

Daerah

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan, Ini Pesan Ketua DPRD Banten Untuk Pemudik

Daerah

Update: Korban Tenggelam di Curug Goong Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah

Tim Esport Banten Masuk Final Pada Ajang Fornas VII