Home / Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:55 WIB

Cetak Generasi Qurani, Yayasan Ittihaadul Quluub Fokus Pendidikan Karakter dan Al-Quran,

BagusNews.Co – Yayasan Ittihaadul Quluub Center kembali membuka penerimaan santri baru untuk tahun ajaran 2026-2027. Adapun penerimaan ini dibuka untuk Rumah Quran IQC dan TKIT IQS.

Adapun untuk Rumah Quran yang ditawarkan adalah Kelas Athfal bagi anak usia 3,5-6 tahun, Kelas Aulad untuk usia 7-10 tahun, Kelas Syubban untuk Remaja, dan Kelas Ummahat khusus akhwat.

Kehadiran Rumah Quran IQC dan TKIT IQS merupakan bagian upaya untuk menjadikan anak, yang adalah amanah dan cahaya bagi keluarga, tumbuh menjadi sosok yang beriman, berakhlak, dan cinta pada Al Quran.

“Generasi yang dibutuhkan oleh bangsa ini, bukan hanya yang cerdas ilmunya tetapi juga dekat dengan Al-Quran dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” demikian dikutip akun instagram @Yayasan Ittihaadul Quluub Chanel, Jumat, (24/7/2026).

Baca Juga :  Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang, Ini Pesan Andra Soni

Dalam penjelasanya, pendidikan sejak dini, diyakini akan mampu menjadikan para generasi penerus bangsa ini akan menjadi sosok yang berilmu, beradab, dan berkarakter. Yayasan Ittihaadul Quluub Center sendiri berada di jalan. Raya Pakuhaji Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Sebagai contoh, untuk pendidikan TKIT, didukung oleh para pengajar profesional, yang mampu menghadirkan pembelajaran calistung dengan cara yang menyenangkan. Sehingga anak-anak tidak akan kehilangan masa kecilnya tapi tetap mendapatkan ilmu,” papar akun tersebut.

Baca Juga :  Wapres Gibran Tinjau MBG di SMKN 3 Kota Tangerang

Bersamaan dengan pengajaran calistung, diajarkan juga Tahsin dengan metode Tilawati, Tahfidz 30 juz, pembentukan akhlakul karimah, dan penguatan 9 pilar karakter.

“Tak hanya itu, pengajaran juga melibatkan orang tua secara penuh. Sehingga setiap masalah yang dihadapi anak bisa diselesaikan dengan baik, membangun komunikasi, dan anak bisa memiliki bonding yang kuat dengan orang tuanya,” ungkap akun tersebut.

Disampaikan pula, setiap kelas hanya akan dihadiri oleh maksimal 15 orang siswa dengan dua guru pendamping.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan, bahwa setiap anak bisa mendapatkan perhatian dan pengawasan yang lebih baik selama masa pembelajaran di sekolah,” demikian akun tersebut.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sejumlah Advokat di Tangsel Kawal Program Makan Gratis Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Daerah

Al Muktabar Sampaikan Fokus APBD Banten TA 2025 Pada Empat Prioritas

Daerah

Gubernur Andra Soni Terima IPHI, Ajak Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Banten

Daerah

Kota Serang Sabet Juara 1 dalam Ajang Festival Budaya Nusantara Apeksi 2023

Daerah

Mantan Walikota Serang Syafrudin Berikan Hak Pilihnya di TPS 14 Cipocok Jaya

Daerah

WH Akan Surati Kemendagri Untuk Menarik Usulan Pemberhentian Sekda Banten

Daerah

Robinsar Apresiasi Dedikasi Mantan Walikota di HUT ke-26 Kota Cilegon

Daerah

Jadi Biang Kerok Banjir di Kasemen, Wakil Walikota Serang Bersih-bersih Kali Mati Kroya