Home / Daerah

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:35 WIB

Pascabanjir, Warga Terdampak di Kota Serang Keluhkan Lumpur dan Tumpukan Sampah

BagusNews.Co – Warga Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang masih menghadapi kesulitan membersihkan rumah pasca-bencana banjir.

‎Lumpur yang menempel di lantai dan dinding, serta tumpukan sampah, menjadi kendala utama warga yang baru bisa kembali ke rumah mereka setelah banjir surut.

‎Salah seorang warga Blok D, Rika menceritakan sudah mulai membersihkan rumah dari sisa lumpur, dan menjemur barang-barang yang basah.

‎Sejumlah warga, kata dia, terpaksa tidur beralaskan lantai lantaran kasur mereka basah akibat banjir.

‎“Air sudah surut di hampir seluruh blok. Kami mulai memilah barang yang masih bisa digunakan dan menjemur kasur, pakaian, serta berkas-berkas yang basah. Tapi sampah masih menumpuk karena belum ada pengangkutan dari petugas,” ujar Rika kepada wartawan, Kamis, 14 Januari 2026.

‎Selain sampah, warga juga mengeluhkan pasokan air bersih. Beberapa rumah mengalami kerusakan pada mesin air akibat terendam banjir, sehingga proses membersihkan sisa lumpur menjadi kendala.

‎Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak RT setempat memanggil Damkar Kota Serang agar membantu membersihkan lumpur yang menempel di rumah warga. Sementara Basarnas diikutsertakan menyediakan pasokan air bersih untuk warga.

‎“Tetangga ada beberapa yang mesin airnya mati, dan akhirnya memanggil bantuan Damkar untuk proses pembersihan,” ungkap Rika.

‎Saat ini tempat pengungsian di mushola dan masjid sekitar Grand Sutera mulai normal. Warga yang sempat mengungsi kini sudah kembali ke rumah masing-masing, sementara aktivitas di masjid mulai dilanjutkan.

‎Peristiwa banjir di perumahan Grand Sutera bukan pertama kalinya. Dalam sebulan terakhir, perumahan ini sudah tiga kali terendam.

‎Warga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Serang segera melakukan normalisasi Sungai Parung, yang mengalir langsung ke perumahan.

‎“Kalau sungai tidak dinormalisasi, banjir akan terus berulang. Sudah tiga kali terjadi hanya dalam sebulan,” jelas Rika.

‎Tak hanya itu, ia juga berharap musibah ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar langkah-langkah preventif bisa dilakukan, termasuk normalisasi sungai maupun perbaikan saluran air.

‎“Kami hanya ingin rumah bisa kembali bersih dan nyaman, dan semoga banjir tidak terjadi lagi,” ucap Rika. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Serang Jamin Pengangkatan PPPK, Ratusan Tenaga Honorer Menanti Kejelasan

Daerah

Kajati Banten Serahkan 57 Ton Beras Kepada Pemprov dalam Rangka Eksekusi Perkara Pidana Melanggar UU Perlindungan Konsumen

Daerah

Komnas Perempuan Suarakan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di UIN SMH Banten

Daerah

Program Sekolah Gratis Perkuat Keberlangsungan Sekolah Swasta di Banten

Daerah

KPU Klaim Kesiapan Pemilu 2024 di Kota Serang Capai 99 Persen

Daerah

Ikuti Orientasi Manasik Haji, Ini Harapan Guru PAUD di Kabupaten Serang Untuk Anak Didiknya

Daerah

Al Muktabar Terima Puluhan Sertipikat Tanah Aset Pemprov Banten

Daerah

Respon Cepat Yedi Rahmat Tinjau Keluhan Warga Kota Serang