Home / Daerah / Hukum / Hukum dan Kriminal

Kamis, 21 November 2024 - 13:37 WIB

Komnas Perempuan Suarakan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di UIN SMH Banten

Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan Dema UIN SMH Banten Alfiah saat memaparkan materi dalam Seminar nasional bertajuk ‘Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan di lingkungan Pendidikan’ di Aula Pusgiwat lantai 1, Kampus 2 UIN SMH Banten. Dwi MY-BNC

Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan Dema UIN SMH Banten Alfiah saat memaparkan materi dalam Seminar nasional bertajuk ‘Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan di lingkungan Pendidikan’ di Aula Pusgiwat lantai 1, Kampus 2 UIN SMH Banten. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Komnas Perempuan bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten menggelar seminar nasional di Aula Pusgiwat lantai 1, Kampus 2 UIN SMH Banten.

Seminar nasional bertajuk ‘Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan di lingkungan Pendidikan, ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan menghadirkan beberapa narasumber.

Di antaranya, Koordinator Lingkar Studi Feminis (LSF) Eva Nurcahyani, Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad, Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan Dema UIN SMH Banten Alfiah, dan dimoderatori oleh Anis Fazirotul M.

Eva Nurcahyani menjelaskan bahwa kunjungan ke UIN SMH Banten merupakan bagian dari upaya Komnas Perempuan untuk melakukan dialog dan edukasi kepada mahasiswa mengenai kekerasan seksual di kampus.

Selanjutnya, Eva menggarisbawahi pentingnya penanganan yang transparan dan adil terhadap kasus-kasus kekerasan seksual di kampus.

“Kasus kekerasan seksual itu harus kita lihat, karena sering kali mekanismenya diselesaikan secara kekeluargaan, yang merugikan korban,” jelas Eva kepada BagusNews.Co usai seminar, Rabu sore, 20 November 2024.

Baca Juga :  Maju sebagai Calon Rektor UIN Banten, Hidayatullah Usung Visi Universitas Unggul dan Inklusif

Dia menekankan bahwa ada berbagai saluran bagi korban untuk melapor, termasuk kepada Unit Pelayanan Terpadu dan penegak hukum.

Eva juga mencatat bahwa Komnas Perempuan siap untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi melalui nota kesepahaman guna memperkuat Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

“Kami bisa membangun MoU dengan pihak kampus, jadi Komnas Perempuan sudah melakukan beberapa MoU dengan perguruan tinggi di Indonesia,” terangnya.

Dalam hierarki pelaporan Komnas Perempuan, laporan langsung disampaikan kepada Presiden tanpa melalui kementerian atau lembaga lainnya.

“Dari hasil kunjungan lapangan ini, kami masukkan dalam laporan tahunan yang akan disampaikan kepada Presiden,” tutup Eva.

Sementara itu, Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad menyampaikan harapan besar untuk kerjasama yang lebih erat dengan UIN SMH Banten.

Menurutnya, seminar ini diharapkan menjadi langkah awal baru dalam menangani isu kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Baca Juga :  Rizki Aulia Natakusumah Tinjau Dapur SPPG di Pandeglang

“Kami berharap kegiatan ini jadi langkah awal kita untuk terus bekerja sama mengawal kekerasan terhadap perempuan atau kekerasan seksual,” ujar pria yang akrab disapa Cak Fu ini.

Komnas Perempuan juga, lanjut Cak Fu, telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi lainnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual, meskipun tidak ada kontrak formal.

Sejumlah institusi yang pernah berkolaborasi, di antaranya Untirta, Universitas Pamulang, STIKES, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia juga berharap, kegiatan ini dapat membuka peluang bagi Satgas PPKS UIN SMH Banten untuk melakukan kerja sama yang lebih aktif dalam menangani isu kekerasan seksual.

“Kami juga berharap perlindungan terhadap korban kekerasan seksual di perguruan tinggi dapat ditingkatkan, dan mahasiswa dapat merasa lebih aman dan teredukasi tentang hak-hak mereka,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Walikota Serang Tawarkan Status PNS kepada Atlet Peraih Medali Emas SEA Games 2023

Daerah

Bapenda Kota Serang Targetkan PKB dan BBNKB Rp 90 Miliar di Tahun 2025

Daerah

Wakil Bupati Serang Serukan Pengembangan Usaha Mikro Melalui Pelatihan Manajerial

Daerah

Tinawati Andra Soni Bangga dan Haru Lihat Semangat Belajar Anak- anak Istimewa

Daerah

Komunitas Pecinta Otomotif Promosikan Royal Baroe, DPRD Kota Serang: Terobosan Baru

Daerah

Andra – Dimyati Luncurkan Trans Banten

Daerah

Tiga Ribu Kader Posyandu Kota Serang Dikerahkan Cegah Stunting

Daerah

Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan, BPBD Banten Gencar Laksanakan Simulasi Kebencanaan