BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah masyarakat Kota Tangerang, bantuan tersebut sebagai bentuk tali asih antara pemerintah dan masyarakat.
Demikian hal tersebut disampaikan Al Muktabar dalam kegiatan Ekspedisi Reformasi Birokrasi Berdampak di Kota Tangerang, pada rangkaian HUT ke-23 Provinsi Banten yang berlangsung di Halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jl. Satria – Sudirman No.1, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (29/10/2023).
“Bantuan ini sebagai tali asih kita. Mohon jangan dilihat nilai bantuannya, tetapi ini bagian dari kebersamaan kita,” ungkap Al Muktabar.
“Mudah-mudahan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, dan itu yabg disebut dengan pemerintah hadir,” sambungnya.
Dikatakannya, dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemprov Banten saat ini sedang melakukan reformasi birokrasi berdampak dalam upaya menekan angka kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi serta menjaga iklim investasi.
Selain itu, kata Al Muktabar, reformasi birokrasi tersebut juga sebagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam memudahkan pelayanan publik untuk percepatan pembangunan daerah.
“Kita harus memudahkan dalam rangka pelayanan publik, dan hal itu harus kita tingkatkan terus untuk mencapai percepatan pembangunan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga berharap kegiatan ekspedisi reformasi birokrasi dapat menggerakan roda ekonomi masyarakat, sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi para masyarakat.
“Kegiatan yang kita lakukan ini tentunya pentahelix yang melibatkan dengan berbagai komponen, kita terus mengupayakan momen seperti ini untuk menggerakkan roda ekonomi khususnya di UMKM,” imbuhnya.
Sementara, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin mengatakan dalam mewujudkan reformasi birokrasi dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak, baik itu pemerintah, masyarakat maupun stakeholder terkait.
“Kita terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat, karena pada dasarnya reformasi birokrasi yang kita lakukan dalam pelayanan publik ini untuk masyarakat, agar dapat cepat, tepat dan mudah serta menyenangkan bagi masyarakat,” ujarnya.
“Ini tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi ini perlu ada sinergi kolaborasi dengan semua stakeholder,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga melepas para peserta Gowes Nusantara yang turut memeriahkan kegiatan Ekpedisi Reformasi Birokrasi di Kota Tangerang.
Selanjutnya, Al Muktabar bersama dengan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa, Forkopimda Kota Tangerang, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti dan sejumlah eselon II di Lingkungan Pemprov Banten serta tamu undangan meninjau pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis ( kolesterol, gula darah ), bazar pangan murah, layanan samsat, layanan KTP elektronik, Stand UMKM.
Sebagai informasi, alokasi bantuan sosial dari Pemprov Banten kepada masyarakat Kota Tangerang terdiri dari, bantuan untuk anak stunting sebanyak 100 orang, berupa paket makanan bernutrisi, bantuan sosial anak sebesar Rp 500.000 untuk 80 anak dengan jumlah Rp 40.000.000
Kemudian, bantuan sosial lanjut usia sebesar Rp 750.000 untuk 800 orang dengan jumlah Rp 600.000.000, bantuan sosial bagi disabilitas sebesar Rp 500.000 untuk 70 orang dengan jumlah Rp 35.000.000, bantuan jaminan sosial keluarga dalam rangka penanganan kemiskinan ekstrim sebesar Rp 500.000 untuk 2.000 orang dengan jumlaj Rp. 1.000.000.000.
Selanjutnya, Pemprov Banten juga memberikan bantuan beras perlindungan sosial sebanyak 10 Kilogram kepada 17.997 orang dan bantuan ikan konsumsi 1 Kilogram sebanyak 100 bag.(Red/Dede)







