Home / Daerah / Ekonomi

Senin, 5 Februari 2024 - 20:14 WIB

Warga Kota Serang Keluhkan Kenaikan Harga Beras 

Harga beras di Kota Serang tepatnya di Pasar Induk Rau (PIR) terus alami kenaikan | Dok. Istimewa

Harga beras di Kota Serang tepatnya di Pasar Induk Rau (PIR) terus alami kenaikan | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Harga beras di Kota Serang tepatnya di Pasar Induk Rau (PIR) terus alami kenaikan, bahkan harga beras untuk 25 Kilogram mencapai Rp 400 ribu.

Akibatnya, para pedagang dan pembeli saling mengeluhkan dengan kenaikan beras tersebut.

Salah satu pedagang beras di Pasar Induk Rau, Irawan mengatakan, harga beras saat ini masih terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Dikatakannya, untuk 25 kilogram beras premium telah mencapai Rp400 ribu atau Rp. 16.000 untuk perkilogramnya. Padahal kata Irawan, harga beras premium biasanya dijual dengan harga Rp330 ribu.

“Harga beras yang bagus sekarang sudah mencapai Rp400 ribu satu karung, biasanya menjual Rp330 ribu, sekarang tembus sampai Rp400 ribu,” katanya, saat ditemui di Pasar Induk Rau (PIR) Senin, 5 Februari 2024.

Baca Juga :  Andra Soni Sebut Keramahan dan Kesan Baik Jadi Kunci Utama Memajukan Wisata

Sementara, ujar Irawan, untuk harga beras kualitas medium, dijual dengan harga Rp350 ribu.

“Ada beras biasa itu satu karung Rp350 ribu, tapi barangnya kurang bagus. Kalau yang bagus itu sampai Rp400 ribu,” katanya.

Irawan mengaku, kenaikan harga beras ini telah terjadi sejak satu pekan yang lalu. Namun, dirinya tak mengetahui pasti penyebab harga beras terus melambung tinggi.

“Ini kenaikannya sudah satu minggu yang lalu. Saya juga tidak tahu penyebab kenaikannya karena apa. Kita juga pada komplen pada ngeluh, dari pabriknya naik terus,” tuturnya.

Baca Juga :  Dialog Forum Konsultasi Publik 2026 Bakal Digelar Secara Daring, Bappeda: Tidak Mengurangi Esensi

Sedangkan, salah satu pembeli Rumsah mengatakan, dirinya merasa berat hati atas tingginya harga beras saat ini.

“Saya jadi pusing deh. Saya kan perlu beras untuk sehari-hari makan sama keluarga saya. Usaha saya juga lagi susah ini,” katanya.

disampaikan Rumsah, biasa dirinya membeli beras dengan kualitas premium Rp330 ribu per 25 kilogram. Namun saat ini, ia harus membeli dengan harga Rp400 ribu.

“Saya maunya kan beras yang enak tapi murah. Tapi ya mau gimana lagi? Harus tetep beli kan. Ini saya biasa beli Rp330 ribu yang bagus, tapi ini harus beli dengan harga Rp400 ribu,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Indeks Reformasi Hukum Provinsi Banten  Terbaik ke-2 Secara Nasional

Daerah

Kementerian LH Ungkap Asal Material Radioaktif Cesium 137 di Kawasan Industri Cikande

Daerah

Pemkab Serang Tanda Tangani MoU Pembangunan Masjid Terapung Banten

Daerah

Lewat Program Bantuan, Nelayan Ganjar Penuhi Kebutuhan Pelaut di Serang Banten

Daerah

Jaga Aset Masa Depan, DPK Banten Dorong Warga Sadar Arsip Lewat Gerakan Arsip Keliling ke Sekolah

Daerah

Optimalkan Program Banten Sehat, Gubernur Andra Soni Serap Aspirasi Pengelola Rumah Sakit

Daerah

Disketapang  Provinsi Banten Sosialisasikan Pengelolaan Pangan Lokal

Daerah

Atlet Karate Pandeglang Siap Berlaga di Kejuaraan Senkaido Open Internasional