Home / Daerah / Ekonomi

Senin, 20 Maret 2023 - 20:19 WIB

Jelang Ramadan Harga Sembako Meroket, Cabai Rawit Tembus Rp85 Ribu di Kota Serang

BagusNews.Co – Harga sembako jelang bulan suci ramadan mulai merangkak naik di sejumlah pasar tradisional seperti di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Provinsi Banten.

Kenaikan harga paling parah terjadi pada harga cabai rawit, bahkan jenis rawit setan atau merah tembus harga Rp85 ribu per kilo.

Pantauan BagusNews.Co pada Senin sore, 20 Maret 2023 di Pasar Induk Rau (PIR), kenaikan harga yang tak wajar didominasi oleh harga cabai, bawang, sayuran, telor dan daging ayam.

Salah satu pedagang sayur dan sembako di Pasar Induk Rau, Gian menuturkan, kenaikan harga sejumlah komoditas sembako mulai terjadi sejak dua pekan terakhir. Namun tiga hari jelang Ramadan, harga cabai yang paling tinggi kenaikannya.

Baca Juga :  Kasus ISPA Meningkat, Pemkot Serang Gencarkan Sosialisasi Pola Hidup Sehat

“Satu pekan jelang bulan suci ramadan, semua harga sembako merangkak naik. Bahkan cabai rawit setan harganya lebih mahal dari harga daging,” kata Gian.

Ia merinci, harga cabai rawit setan sebelumnya Rp75.000 perkilo kini naik menjadi Rp85.000 perkilonya. Sementara harga cabai rawit hijau sebelumnya Rp35.000 ribu menjadi Rp45.000 perkilonya.

Selanjutnya harga bawang putih dari Rp22.000 menjadi Rp30 ribu per kilo. Sementara bawang merah dari Rp28.000 naik menjadi Rp35 ribu per kilo.

Kenaikan juga terjadi pada harga tomat, dari semula Rp5.000 menjadi Rp7.000 per kilo. Sedangkan harga kentang dari Rp14.000 perkilo kini Rp16.000.

Baca Juga :  Bupati Serang Dorong OPD untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

“Harga telur ayam yang sempat stabil awal tahun 2023, kini perkilonya mencapai Rp30.000. padahal pekan lalu masih bisa Rp26.000,” tutur Gian.

Senada, pedagang daging Anton mengaku kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam. Bila sebelumnya Rp32.000 per kilo kini naik menjadi Rp35.000.

“Ada kenaikan harga Rp3000 untuk daging ayam jelang bulan ramadan,” bebernya.

Anton berharap, pemerintah dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok terutama menjelang bulan ramadan, sebab kenaikan harga berdampak pada daya beli masyarakat.

“Kalau harga-harga sembako naik, pedagang bukan untung tapi rugi, karena pembeli terpaksa mengurangi kebutuhannya,” pungkas Anton. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni: Masyarakat Adat Harus Dapat Layanan Publik Terbaik

Daerah

Sekda Kota Serang Harap Anak-anak Mendapatkan Perlindungan

Daerah

Ojol Ganjar Berbagi Kebaikan dengan Sembelih Belasan Hewan Kurban di Banten

Daerah

Andika Hazrumy Sabet Gelar Politisi Terpopuler di Ajang Golkar Award 2023

Daerah

Prevalensi Stunting di Banten Ditargetkan Menurun Menjadi 14 Persen Pada 2024

Daerah

Ratusan Pengemudi Ojol di Cilegon Ikuti Pelatihan Wirausaha dari Relawan Ganjar

Daerah

Kebijakan Relaksasi Pajak Pemprov Banten, Pemkot Serang Harap Tingkatkan Kapatuhan Wajib Pajak

Daerah

Sambut Ramadan, Pujasera Stadion Maulana Yusuf Siap Jadi Pusat Kuliner Tematik di Kota Serang