BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian (Distan) akan melakukan meninjauan dan pemeriksaan langsung ke lapak-lapak penjual hewan kurban menjelang Iduladha, hal tersebut dilakukan untuk memastikan dan menjamin kesehatan hewan kurban yang masuk maupun yang diperjualbelikan di seluruh wilayah Banten.
Plt Kepala Distan Provinsi Banten Nasir menuturkan permintaan hewan kurban seperti sapi dan domba meningkat signifikan menjelang Iduladha. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pasokan hewan tidak hanya berasal dari dalam daerah, tetapi juga didatangkan dari berbagai wilayah luar Banten.
“Karena dari populasi yang ada tentu tidak memungkinkan disuplai dari dalam (daerah, red), seperti domba dan lain-lain tentu ini dari luar. Namun, kami terus mengoptimalkan sumber daya yang ada, termasuk dari Sitandu, agar sebagian kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil usaha dinas pertanian,” ungkap Nasir di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu), Kota Serang pada Jumat, 24 April 2026.
Selanjutnya, Nasir mengatakan dalam rangka menjamin kesehatan hewan kurban, pihaknya memastikan seluruh hewan yang masuk ke Banten wajib dilengkapi dengan Surat Keterangan Dokter Hewan atau sertifikat veteriner dari daerah asal. Sertifikat tersebut menjadi syarat utama untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan aman.
“Setiap hewan yang masuk akan diperiksa kembali untuk memastikan kesehatannya. Kami tidak ingin ada risiko masuknya penyakit, seperti PMK dan lainnya,” katanya.
Selain pemeriksaan dokumen, kata Nasir, pengawasan juga dilakukan melalui sistem pelaporan kesehatan hewan secara harian melalui iSIKHNAS. Dalam waktu dekat, tim dari Distan Banten akan turun langsung ke lapak-lapak penjualan hewan kurban untuk memastikan seluruh hewan yang diperjualbelikan telah memiliki sertifikat kesehatan.
Tidak hanya itu, pengawasan juga diperkuat melalui operasi gabungan bersama balai karantina yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Monitoring dilakukan secara menyeluruh, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan yakin saat membeli hewan kurban,” pungkasnya.(Red/Dede)







