Home / Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 12:16 WIB

Jelang Iduladha, Distan Banten Lakukan Pemeriksaan Lapak Hewan Kurban

BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian (Distan) akan melakukan meninjauan dan pemeriksaan langsung ke lapak-lapak penjual hewan kurban menjelang Iduladha, hal tersebut dilakukan untuk memastikan dan menjamin kesehatan hewan kurban yang masuk maupun yang diperjualbelikan di seluruh wilayah Banten.

Plt Kepala Distan Provinsi Banten Nasir menuturkan permintaan hewan kurban seperti sapi dan domba meningkat signifikan menjelang Iduladha. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pasokan hewan tidak hanya berasal dari dalam daerah, tetapi juga didatangkan dari berbagai wilayah luar Banten.

“Karena dari populasi yang ada tentu tidak memungkinkan disuplai dari dalam (daerah, red), seperti domba dan lain-lain tentu ini dari luar. Namun, kami terus mengoptimalkan sumber daya yang ada, termasuk dari Sitandu, agar sebagian kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil usaha dinas pertanian,” ungkap Nasir di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu), Kota Serang pada Jumat, 24 April 2026.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Ada Festival Literasik di Kabupaten Serang 11-15 September 2024

Selanjutnya, Nasir mengatakan dalam rangka menjamin kesehatan hewan kurban, pihaknya memastikan seluruh hewan yang masuk ke Banten wajib dilengkapi dengan Surat Keterangan Dokter Hewan atau sertifikat veteriner dari daerah asal. Sertifikat tersebut menjadi syarat utama untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan aman.

“Setiap hewan yang masuk akan diperiksa kembali untuk memastikan kesehatannya. Kami tidak ingin ada risiko masuknya penyakit, seperti PMK dan lainnya,” katanya.

Baca Juga :  TIDAR Banten Dukung Rahayu Kembali Pimpin PP TIDAR

Selain pemeriksaan dokumen, kata Nasir, pengawasan juga dilakukan melalui sistem pelaporan kesehatan hewan secara harian melalui iSIKHNAS. Dalam waktu dekat, tim dari Distan Banten akan turun langsung ke lapak-lapak penjualan hewan kurban untuk memastikan seluruh hewan yang diperjualbelikan telah memiliki sertifikat kesehatan.

Tidak hanya itu, pengawasan juga diperkuat melalui operasi gabungan bersama balai karantina yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Monitoring dilakukan secara menyeluruh, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan yakin saat membeli hewan kurban,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pengurus MW KAHMI dan Forhati Provinsi Banten Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Daerah

Tahun 2024, Pemprov Banten Tuntaskan Pembangunan Ruas Jalan Sumur – Ujung Jaya

Daerah

Masuk 10 Provinsi Tertinggi Inflasi Secara Nasional, A Damenta Akan Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah di Banten

Daerah

Anak Jalanan dan Pengemis Marak, Ini Tanggapan Kepala Dinsos Kota Serang

Daerah

Pantau Operasi Lilin 2025, Andra Soni dan Kapolda Banten Pastikan Keamanan Malam Tahun Baru 2026

Daerah

Bonus THR, Pemkot Tangerang Tawarkan Layanan Sedot Tinja Gratis

Daerah

Kecewa Terhadap Lurah Indisipliner, Pj Walikota Serang: ASN Harus Jadi Teladan Rakyat

Daerah

Virgojanti Inginkan TKDV Jadi Penggerak Dalam Penurunan Pengangguran Terbuka di Banten