BagusNews.Co – Hingga tahun 2023, Pemkot Serang hanya memiliki 27 SMP Negeri, sementara SMP swasta jumlah lebih banyak mencapai 79 sekolah.
Puluhan SMP swasta tersebut bisa menjadi alternatif bagi siswa lulusan SD yang tidak lolos proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, 27 SMP Negeri memiliki daya tampung sebanyak 6.534 siswa. Sementara lulusan SD Tahun 2023 mencapai 12.632 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Suherman mengatakan, saat ini jumlah SMP Negeri di Kota Serang hanya ada 27 sekolah, sedangkan jumlah SMP swasta ada 79 sekolah atau tiga kali lipat dari SMP Negeri.
“Sudah pasti lulusan SD setiap tahunnya tidak mungkin semuanya masuk SMP Negeri, jadi bagi yang tidak lolos PPDB kami harapkan melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta. Kami mohon maaf karena Pemkot Serang memiliki keterbatasan untuk menambah SMP Negeri,” kata Suherman kepada BagusNews.Co akhir pekan lalu.
Suherman melanjutkan, sekolah wasta yang ada di Kota Serang semuanya sudah siap menampung lulusan SD yang tidak lolos PPDB, hanya sebagian SMP swasta yang difavoritkan masyarakat sudah menutup pendaftaran lantaran banyaknya pendaftar.
“Bagi sekolah swasta yang masih buka, kita akan dorong semua siswa yang tidak tertampung di SMP negeri untuk bisa sekolah ke swasta,” tegasnya.
Sebelumnya Walikota Serang Syafrudin, meminta orang tua siswa yang anaknya tidak lolos pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah negri, tetap melanjutkan pendidikannya di sekolah swasta.
“Di Kota Serang banyak sekolah swasta yang berkualitas di tingkat SMP, jangan sampai yang tidak lolos PPDB di SMP Negeri harus putus sekolah,” kata Syafrudin saat monitoring pelaksanaan PPDB 2023 tingkat SMP di Pos PPDB Dinas Pendikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Rabu, 5 Juli 2023.
Ia melanjutkan, semua daerah memang tidak mungkin menyiapkan daya tampung sekolah negeri sesuai jumlah lulusan yang ada, karena bagaimana pun keberadaan sekolah swasta harus tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Jadi kendala ini bukan hanya dialami oleh Kota Serang saja, namun terjadi di semua daerah,” jelasnya.
Syafrudin juga berjanji akan membantu para orang tua siswa, apabila mempunyai kendala saat mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah swasta.
“Kita siap bantu masyarakat, tinggal datang langsung ke kantor dinas pendidikan, nantinya kita akan fasilitasi, apalagi anak yatim,” pungkasnya.(Red/Misbah)







