Home / Daerah

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:37 WIB

Jembatan Penghubung Empat Desa di Cimanggu Runtuh, Warga Bergotong Royong

Jembatan penghubung antar desa di Desa Keramatjaya, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, ambruk pada Minggu sore, 7 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

Jembatan penghubung antar desa di Desa Keramatjaya, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, ambruk pada Minggu sore, 7 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

BagusNews.Co – Jembatan utama yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, runtuh.

Kejadian tersebut menyebabkan akses jalan utama terputus total, menghambat mobilitas ribuan warga dan memengaruhi berbagai aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.

Jembatan yang terletak di Kampung Pasir Nangka, Desa Keramatjaya, ini merupakan jalur utama yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Cimanggu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden tersebut terjadi pada Minggu sore, 7 Desember 2025 sekira pukul 15.00 WIB saat sebuah truk pengangkut kayu melintas di atasnya.

Sekretaris Desa Keramatjaya, Apandi, mengonfirmasi bahwa jembatan runtuh tepat saat kendaraan tersebut berada di tengah bentang jembatan.

“Jembatan ini memang sudah lama rusak karena usia. Tapi hari ini, saat sebuah truk bermuatan kayu melewati jembatan, tiba-tiba bagian tengahnya ambrol total,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Banten Gelar Program Mudik Gratis 2026, Sediakan 20 Bus untuk 900 Pemudik

Ia menjelaskan bahwa truk tersebut sempat terjebak karena tidak bisa maju maupun mundur akibat keruntuhan struktur jembatan.

“Truk itu macet di atas, tidak bisa bergerak. Bebannya berat, dan kondisi jembatan sudah rapuh,” tambahnya.

Apandi menegaskan bahwa jembatan yang ambruk tersebut adalah satu-satunya akses utama menuju ke empat desa di wilayah Cimanggu.

“Ini jembatan utama. Banyak desa menggantungkan aksesnya pada jembatan ini,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, jalan penghubung sementara hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil berukuran kecil melalui jalur alternatif yang menuju Desa Mangku Alam.

“Untuk sementara, kendaraan bisa lewat arah Desa Mangku Alam. Dari gerbang Desa Keramatjaya belok kiri menuju Mangku Alam. Nanti di ujung bisa keluar ke Kampung Nagrog dan Kampung Sindangjaya jika hendak menuju Desa Cibadak,” jelasnya.

Baca Juga :  Tidak Masuk Dalam APBD 2025, 2 Sekolah di Kota Serang Alami Rusak Berat

Apandi menyebut bahwa pihak desa sebelumnya telah melaporkan kondisi kerusakan jembatan kepada pemerintah setempat. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi yang diterima.

“Usulan sudah kami sampaikan sebelumnya. Mudah-mudahan pemerintah pusat cepat merespons karena ini menyangkut hajat hidup banyak warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, truk bermuatan kayu masih berada di lokasi kejadian, sementara warga bergotong royong mengatur jalur darurat untuk mempermudah akses warga.

Tidak ada laporan korban jiwa, namun aktivitas sosial dan ekonomi di empat desa terdampak cukup signifikan karena tertutupnya akses utama. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sukseskan Pilkada Banten, Diskominfo Kabupaten Serang Latih Petugas Input Data Deks Pilkada

Daerah

Polres Serang Tangkap Pelaku Pencurian Menjelang Ramadan

Daerah

Waspada Child Grooming, Orang Tua Jadi Benteng Utama Anak

Daerah

Pemkot Serang Bagi Tugas Percepat Normalisasi Sungai dan Kali Atasi Banjir

Daerah

Tekan Kasus Stunting, Pemkot Serang Bakal Berikan Bantuan Makanan Gizi Tambahan

Daerah

Tempati Urutan ke-9 di MTQ Nasional 2024, Ini Kata Kafilah Provinsi Banten

Daerah

Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Serang Tinggi, Komnas Ungkap Penyebabnya

Daerah

Sering Komunikasi, Rano dan Zaki Akui Intens Melakukan Diskusi