BagusNews.Co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang menyalurkan air bersih sebanyak tiga truk tangki, untuk membantu warga Kampung Ambon, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, berdasarkan laporan BMKG Provinsi Banten, kondisi kekeringan ini akan berlangsung hingga bulan September 2023 dampak fenomena El Nino.
“El Nino ini sampai dengan bulan September, bahkan sebagian wilayah akan mengalami kekeringan seperti di Kecamatan Kasemen sekarang ini,” kata Diat kepada BagusNews.Co, Rabu, 9 Agustus 2023.
Lebih lanjut dikatakan Diat, pihaknya telah menyalurkan tiga truk tangki air bersih atau sebanyak 15 ribu liter untuk warga Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen.
“Ini salah satu tugas BPBD, ketika masyarakat butuh air bersih kita ada di situ,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Kasemen Kristiyanto mengungkapkan, wilayah yang paling terdampak musim kemarau itu berada di Kampung Ambon dan Masjid Priyayi.
“Sebenernya kalau kekeringannya tidak berkepanjangan, masyarakat juga masih bisa nyari air bersih ke sumur,” katanya.
Kristiyanto menjelaskan, selama kemarau sebagian sumur-sumur yang berada di Kecamatan Kasemen tersebut, memang mengalami kekeringan. Sehingga kebutuhan masyarakat untuk air konsumsi menjadi terbatas.
“Ada sumur warga yang masih berfungsi, tapi tidak bisa mencukupi,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Kristiyanto, selain dampak El nino,. kesulitan warga mendapatkan air bersih juga karena kondisi kondisi air tanah di Kecamatan Kasemen yang payau dan masih banyak wilayah yang belum teraliri air PDAM.
“Kalau bikin Sumur disini tanpa dikasih garam juga rasanya asin, karena disini dekat laut tidak sampai satu kilo meter,” bebernya.
Tidak hanya itu, menurut Kristiyanto, Kampung Ambon yang telah diberikan bantuan air bersih oleh BPBD Kota Serang, tentunya sangatlah tepat, karena di Kampung tersebut belum teraliri ari PDAM.
“Insya Allah mungkin ke depan daerah ini akan teraliri air PDAM,” harapnya. (Red/Misbah)







