BagusNews.Co – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten Muhammad Nizar mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk dapat fokus menyelesaikan pembangunan jalan pada 13 ruas jalan yang saat ini telah menjadi kewenangan Provinsi Banten.
“Tahun 2024 ini kita mendorong Pemprov Banten untuk fokus pada pembangunan 13 ruas jalan yang telah menjadi kewenangan provinsi,” ungkap Muhammad Nizar kepada wartawan, Senin 22 Januari 2024.
“Itu kan sudah menjadi kewenangan kita, maka kewajiban kita membangun jalan itu,” sambungnya.
Selanjutnya, ia menyampaikan dengan dilakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan tersebut dapat menunjang pembangunan infrastruktur lainnya. Serta dapat mendukung mobilitas masyaraiat sekitar.
“Dengan itu nantinya akan seirama dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Nizar berharap pembangunan infrastruktur jalan pada 13 ruas jalan tersebut dapat rampung pada tahun ini.
“Anggaran tahun 2024 ini kita batasi terkait pembelian lahan, dan kita dorong untuk fokus terhadap lahan yang ada. Karena kita ingin Banten pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menyampaikan pada tahun 2024 ini Pemprov Banten telah menganggarkan sekitar Rp 600 miliar lebih untuk membangun sejumlah ruas jalan dan jembatan yang saat ini kondisinya rusak.
“Anggaran sebesar itu dialokasikan untuk membangun jalan dan jembatan di yang berlokasi di Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Tangerang. Itu dari APBD Banten tahun 2024, ada tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) 7 miliar,” ujar Arlan Marzan.
Lebih lanjut, Arlan menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan pada tahun ini, yakni mengerjakan jalan yang telah dilimpahkan oleh Pemerintah Kabupaten, seperti Jalan Sumur-Ujung Jaya, Ciparay-Cikumpay, Baros-Petir, Cikande-Kopo, dan Nyapah-Cilebu.
“Untuk jembatan ada di Tangerang jalan Cokro. Itu akan kita tinggikan, kemudian di Desa Tegal Pandeglang itu kondisinya sudah parah sehingga kita intervensi,” pungkasnya.(Red/Dede)







