Home / Daerah / Politik

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:48 WIB

Rektor Untirta Fatah Sulaiman Pimpinan Deklarasi Pemilu Damai 2024

Rektor Untirta Fatah Sulaiman saat melakukan deklarasi atau pernyataan sikap dalam menyambut Pemilu 2024 bersama unsur pimpinan Untirta yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Untirta Sindangsari | Dok. Istimewa

Rektor Untirta Fatah Sulaiman saat melakukan deklarasi atau pernyataan sikap dalam menyambut Pemilu 2024 bersama unsur pimpinan Untirta yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Untirta Sindangsari | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Civitas akademika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar deklarasi Pemilu damai yang dilaksanakan di Aula Gedung Perpusatakaan Untirta Serang, Selasa, 6 Februari 2024.

Dalam deklarasinya, Civitas akademika Untirta mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 dilaksanakan secara damai, berintegritas, demokrasi, jujur dan adil dalam rangka menjaga NKRI.

Rektor Untirta, Fatah Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong, menjaga ketertiban, keamanan dan ketenangan dalam sikap, pikiran serta tindakan, sehingga Pemilu 2024 berjalan dengan sukses.

“Mari kita sukseskan proses demokrasi ini dengan baik, aman, tertib dan lancar. Sehingga siapapun nanti yang terpilih ditakdirkan memimpin bangsa Indonesia Untirta dan keluarga besar siap mendukung,” ujar Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam deklarasinya.

Baca Juga :  Ingin Tingkatkan Derajat Kesehatan, Gubernur Andra Soni Ajak Kolaborasi Seluruh Rumah Sakit di Banten

Fatah Sulaiman mengatakan, dalam proses pembangunan dari waktu ke waktu, Indonesia semakin memiliki kemajuan yang semakin signifikan serta dinamis. Bahkan dirinya berharap siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Presiden dapat melanjutkan beberapa program yang sudah di bangun.

Disisi lain, Fatah juga menghormati dinamika politik sebagai bagian dari demokrasi, dimana setiap individu memiliki hak konstitusional dalam menentukan sikap dan pilihan masing-masing.

“Masing masing punya perspektif. Mungkin kita juga tidak bisa menampikan ada preferensi tersendiri dari komunitas-komunitas konsekuensi adanya alternatif ataupun pilihan dari putra putra terbaik bangsa dalam konteks pemilihan Presiden. Masyarakat punya perspektif sendiri, punya preferensi sendiri harus kita hormati, kita hargai,” terang dia.

Baca Juga :  Guna Menyerap Aspirasi Publik, Kemenkumham Gelar Dialog Publik RKUHP di Kampus Untirta

Ia menuturkan, dalam negara demokrasi berpendapat sengat wajar apabila ada perbedaan pandangan. Karena demokrasi harus bisa saling menghormati dan saling menghargai.

“Jadi kalau menurut saya pribadi lima kali pemilihan, dari waktu ke waktu demokrasi kita sangat dinamis dan berkembang hingga sampai saat ini. Dengan catatan tentu ada perspektif yang berbeda masukan-masukan konstruktif untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Raih Penghargaan dari BKKBN Banten, Andra Soni : Tangani Stunting Harus Diiringi dengan Penyelesaian Kesehatan Ibu

Daerah

Pembangunan Pengamanan Pantai di Sumur Pandeglang Rampung

Daerah

Pendaftaran Rawat Jalan RSUD Banten Sekarang Bisa Online Lewat Mobile JKN

Daerah

Buka Orientasi Dewan Hakim MTQ XXII Provinsi Banten, Plh Sekda Nana Supiana : Penilaian Harus Objektif

Daerah

Ketua KNPI dan ICMI Kompak Hadiri Rapimda KAMMI Kota Serang

Daerah

Yedi Rahmat sebut Kenaikan tarif PBB Bawa Dampak Positif Bagi PAD Kota Serang

Daerah

RKUD Pemkot Serang Di Bank Banten Mulai September 2024

Daerah

Al Muktabar Serahkan 489 SK PPPK Guru di Provinsi Banten