BagusNews.Co – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2007 di Kota Serang menghadapi tantangan teknis, terutama terkait akses internet.
Meski sebagian besar pendaftaran dilakukan secara daring, dua Sekolah Menengah Pertama Satu Atap (SMP Satap) di wilayah Curug dan Taktakan tidak sepenuhnya mengikuti sistem tersebut akibat kendala jaringan. Kedua sekolah yang terletak di kawasan blank spot mengalami kesulitan mengakses sistem aplikasi SPMB yang digunakan dalam pendaftaran peserta didik baru.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri menyampaikan, keterbatasan akses internet menjadi hambatan utama. “Keterbatasan jaringan internet membuat kedua sekolah tersebut kesulitan mengakses sistem aplikasi yang digunakan dalam pendaftaran,” ujarnya pada Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, lokasi geografis yang berada di ujung wilayah, jauh dari pusat kota, menyebabkan jaringan di kawasan tersebut belum mampu menjangkau secara optimal. Akibatnya, pendaftaran yang semula dirancang secara daring harus dilakukan secara manual di kedua sekolah tersebut.
Walaupun pendaftaran tidak sepenuhnya daring, Nuri menegaskan, kedua SMP Satap tersebut tetap menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan SPMB tahun ini. Mekanisme pendaftaran di kedua sekolah dilakukan secara manual agar tidak menimbulkan hambatan bagi calon peserta didik. “Jadi bukan berarti mereka tidak dilibatkan dalam SPMB. Mereka tetap dilibatkan, hanya pendaftarannya dilakukan secara manual,” ujarnya.
Selain masalah jaringan, kapasitas daya tampung kedua sekolah juga menjadi faktor pembatas. “Memang daya tampung mereka tidak begitu besar. Saat ini, mereka sedang melaksanakan empat rombongan belajar, dan semoga bisa mencakup semua peserta dari kedua sekolah ini, yang akan digabung dengan SD dan SMP di sekitar,” ungkapnya.
Dengan demikian, di Kota Serang terdapat 29 SMP negeri, termasuk SMP Satap Sayar dan Curug, yang menjadi bagian dari penerimaan peserta didik baru.
Pelaksanaan pendaftaran direncanakan akan berlangsung dari 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Setelah pendaftaran selesai, hasil seleksi akan diumumkan pada 6 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 7 hingga 10 Juli 2026. Sedangkan, tahun ajaran baru 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada 13 Juli 2026. (Red)







